Menpora: Pemerintah Berkomitmen Dukung Sport Tourism Lewat Event Borobudur Marathon 2025

Minggu, 16 Nov 2025, 22:40 WIB

MAGELANG - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, menegaskan komitmen pemerintah mendorong sport tourism melalui Borobudur Marathon 2025. Hal ini disampaikan Menpora saat menghadiri acara yang digelar di Taman Lumbini, kompleks Candi Borobudur, Minggu (16/11).

Pada acara tersebut, Menpora Erick sekaligus melepas peserta yang berlomba pada nomor Marathon, Half Marathon, dan 10K.

Ket. Foto: — Sumber: Humas Kemenpora

“Saya berharap yang mulai startnya sehat, baliknya juga mesti sehat, jangan dipaksakan” ujar Menpora saat menyapa pelari.

Ia menyampaikan bahwa Kemenpora terus mendukung penyelenggaraan Borobudur Marathon sebagai kegiatan unggulan sport tourism. Dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem olahraga dan pariwisata secara berkelanjutan.

“Kami dari Pemerintah Pusat akan terus mendorong Borobudur Marathon menjadi tempat maraton yang makin elite dan mendunia. Nanti kami akan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi,” kata Menpora yang didampingi Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi.

Menpora mengapresiasi ajang yang kini memasuki edisi kesembilan dengan kualitas penyelenggaraan yang terus meningkat. Ia menyebut peningkatan ini penting menjelang satu dekade penyelenggaraan pada 2026 mendatang.

Tahun ini jumlah negara peserta bertambah dari 26 menjadi 38 negara, dengan total sekitar 11.500 pelari. Borobudur Marathon juga naik status menjadi Elite Label tingkat internasional.

Ia menambahkan, penyelenggaraan maraton ini tidak hanya untuk atlet elite, tetapi juga untuk masyarakat yang peduli akan kesehatan.

"Karena olahraga ini salah satu yang bisa preemtive atau mencegah penyakit-penyakit datang,” kata Menpora.

Dari segi ekonomi, terang Menpora Erick, Borobudur Marathon merupakan sport tourism yang memberikan dampak pada pemberdayaan masyarakat sekitar. Diketahui, perputaran uang untuk edisi ini mencapai sekira Rp74 miliar, salah satunya melalui sektor penginapan.

Dalam hal ini, Kemenpora siap menjalin kerja sama dengan seluruh komunitas atau penyelenggara event olahraga. Salah satu usulan adalah menjadikan ajang maraton di Indonesia, termasuk Borobudur Marathon, sebagai marathon series Indonesia.

"Saya terbuka kalau memang pemerintah bisa mendukung event-event besar seperti ini. Saya juga baru belajar bagaimana event maraton ini bisa kita dorong supaya Indonesia punya event dunia,” ujar Menpora.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, berterima kasih atas dukungan Kemenpora dalam ajang ini. Ia menyebut Borobudur Marathon telah menjadi investasi penting bagi pariwisata Jawa Tengah.

“Event Borobudur Marathon akan menjadi pemicu event maraton lainnya,” ujar Gubernur Luthfi.

Ia menilai kegiatan ini menyehatkan warga, menggerakkan UMKM, dan dapat menjadikan Jawa Tengah ikon maraton dunia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.