Internet Rakyat: Solusi Baru Pemerintah untuk Akses Internet Terjangkau Tanpa Serat Optik
Sabtu, 15 Nov 2025, 14:40 WIBPemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital menghadirkan akses internet terjangkau tanpa serat optik untuk mewujudkan konektivitas digital yang inklusif dan terjangkau.
âIni bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah deklarasi yang kuat akan visi, komitmen, dan tindakan bersama menuju Indonesia yang berdaya digital," kata Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Dalam penandatanganan kontrak komersial antara SURGE, OREX SAI Jepang, dan distributor lokal, di Jakarta pada Rabu (12/11), Nezar menegaskan kolaborasi penyediaan layanan internet cepat menjadi terobosan nyata untuk mempercepat akses digital di seluruh Indonesia.
Teknologi yang diadopsi dalam proyek ini berbasis Fixed Wireless Access (FWA) 5G di frekuensi 1,4 GHz.
Teknologi ini memungkinkan layanan internet berkecepatan tinggi tanpa perlu menunggu pembangunan jaringan fiber optik yang selama ini menjadi kendala utama di banyak wilayah.
âIni bukan hanya tentang menghubungkan orang. Ini tentang menyediakan akses berkecepatan tinggi yang terjangkau. Teknologi ini dirancang untuk melewati proses pemasangan fiber optik bagi semua orang yang tradisional, mahal, dan memakan waktu,â ujar Nezar.
Pemerintah menilai langkah ini selaras dengan strategi nasional untuk mempersempit kesenjangan digital dan memperkuat fondasi ekonomi digital Indonesia.
Data menunjukkan tingkat penetrasi internet pita lebar tetap di Indonesia masih rendah, dengan kecepatan unduh yang berada di posisi kesembilan dari sepuluh negara ASEAN.
Biaya internet tetap juga masih tergolong tinggi dibanding negara lain di kawasan.
âMasalahnya bukan hanya teknis, tapi menyangkut keadilan digital. Internet cepat tidak boleh hanya dinikmati segelintir wilayah. Dengan kolaborasi ini, kita bawa akses setara ke seluruh masyarakat,â ujar Nezar.
Proyek ini juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menciptakan ekosistem digital yang inklusif melalui kemitraan strategis antara sektor publik dan swasta.
Pemerintah mendukung penuh inisiatif ini dengan memberikan akses pada sumber daya vital, termasuk penggunaan frekuensi 1,4 GHz, untuk mendukung pengembangan teknologi nirkabel berkecepatan tinggi.
Kerja sama IndonesiaâJepang ini berawal dari nota kesepahaman di bidang digital dan komunikasi yang kini berlanjut ke tahap implementasi.
Melalui proyek ini, pemerintah berharap manfaat internet cepat dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, terutama pelaku UMKM, sektor pendidikan jarak jauh, dan layanan telemedisin di daerah.
âKita berbicara tentang masa depan di mana konektivitas berjalan lancar, inovasi didemokratisasi, dan teknologi menjadi mesin penggerak sejati bagi kemajuan nasional.â
- Internet Rakyat
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Pengamat: Timnas U-23 Hadapi Tantangan Berat Tanpa Arkhan Fikri
-
Menekraf Perkuat Hubungan RI–Prancis pada Sektor Ekraf
-
Internet Rakyat Cuma Seratus Ribu! Ini Daftar Wilayah yang Sudah Ada Aksesnya
-
Cara Daftar Internet Rakyat Rp100 Ribu: Internet 5G Murah dengan Kuota Unlimited
-
45 Ribu Pekerja Rentan di Musi Banyuasin Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
-
Momentum HAN, KAI Daop 7 Madiun Beri Edukasi Transportasi Kereta pada Anak Disabilitas
-
Ketum Bhayangkari Beri Bantuan dan Hibur Anak-anak Korban Bencana di Tapanuli Tengah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.