- Home
-
- Megapolitan
-
- Cucu Pemimpin Adat Badui D...
Cucu Pemimpin Adat Badui Dibegal di Jakarta, Tokoh Adat Murka: “Kami Percayakan ke Polisi!”
Jumat, 14 Nov 2025, 20:40 WIBLEBAK -Â Tokoh adat Badui menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus pembegalan terhadap Repan, warga Badui Dalam, kepada kepolisian.
Remaja berusia 16 tahun itu menjadi korban serangan empat pelaku bersenjata celurit di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Polisi kini terus memburu para pelaku.
"Kita menyerahkan pada kepolisian untuk penegakan hukum," kata Perwakilan Adat Badui yang juga Sekretaris Desa Kanekes Kabupaten Lebak Medi saat dihubungi di Rangkasbitung, Lebak, Jumat.
Tokoh adat Badui mengapresiasi kinerja kepolisian kini bekerja keras untuk mengungkap dan menangkap pelaku kejahatan pembegalan yang dialami Repan.
Repan saat berdagang madu melintasi jalan kawasan Rawasari Cempaka Putih ,Jakarta Pusat 26 Oktober 2025 menjadi korban kejahatan pembegalan.
Pelaku pembegalan itu diduga dilakukan empat orang dengan menggunakan dua sepeda motor.
Akibat kejahatan begal itu, kata dia, Repan yang merupakan cucu dari pimpinan adat atau Puun Badui Dalam, Yasih dirampas uang Rp3 juta dan 10 botol madu.
Selain itu juga tangan bagian kiri mengalami luka- luka akibat sabetan senjata tajam berupa celurit.
Oleh karena itu, dia berharap pelakunya tertangkap dan memberikan rasa aman bagi masyarakat DKI Jakarta sendiri.
"Kami berharap kerja kolaborasi Bareskrim Polri, Polda Jaya, Polres Jakpus dan Polsek Cempaka Putih menunjukkan profesionalisme untuk mengungkap dan menangkap pelakunya," kata Medi.
Sementara itu, berdasarkan keterangan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan untuk langkah awal penyelidikan telah dilakukan, termasuk pemeriksaan saksi dan penelusuran berbagai petunjuk di lokasi kejadian.
"Pelaku masih dalam pengejaran, dan polisi terus memburu pelaku dengan upaya maksimal. Petugas kepolisian bekerja keras untuk menyelidiki kasus tersebut," katanya.
Kejar Pelaku
Seperti diberitakan sebelumnya, petugas Kepolisian sedang mengejar pelaku pencurian dengan kekerasan yang menimpa R (15), seorang anak dari Suku Baduy Dalam.
"Pelaku masih dalam pengejaran dan polisi terus memburu pelaku dengan upaya maksimal. Petugas Kepolisian bekerja keras untuk menyelidiki kasus tersebut," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, langkah awal penyelidikan telah dilakukan, termasuk pemeriksaan saksi dan penelusuran berbagai petunjuk di lokasi kejadian.
Pada Minggu (26/10) sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Pramuka, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, korban R menjadi sasaran penodongan oleh pelaku tak dikenal yang menyebabkan kerugian materi dan trauma psikologis.
Untuk menindaklanjuti kasus tersebut, Polsek Cempaka Putih, Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) melakukan koordinasi untuk memulai penyelidikan di Rumah Singgah Provinsi Banten, Tebet Timur, Jakarta Selatan, pada Rabu.
Dia sangat prihatin atas kejadian yang menimpa korban. "Apalagi korban masih di bawah umur dan berasal dari komunitas adat," ujarnya.
Polres Metro Jakpus bersama Polsek Cempaka Putih akan berusaha semaksimal mungkin mengungkap kejadian tersebut.
Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Pengky Sukmawan menekankan pentingnya perlindungan bagi korban.
Pihaknya bekerjasama dengan tim terkait agar korban mendapat pendampingan penuh, baik mental maupun sosial. "Kami ingin memastikan korban merasa aman dan didampingi sepenuhnya," ujar Kapolsek.
Hingga kini, kasus masih dalam tahap penyelidikan intensif. Kepolisian terus mengumpulkan keterangan dan menelusuri berbagai petunjuk untuk mengidentifikasi pelaku kasus penodongan tersebut.
- Polda metro Jaya
- jakarta pusat
- suku badui
- tokoh adat badui
- pembegalan
- cucu puun yasih
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Kopdes Masuk Arena! Rantai Pupuk Subsidi Dipangkas, Tengkulak Ketar-Ketir
-
Lebih Dahsyat dari Jalan Kaki! Ini 5 Gerakan Pagi yang Bikin Langsing Kilat dan Bugar Maksimal
-
KAI: KA Makassar-Parepare Layani 318.311 Pelanggan Sepanjang 2025
-
Jumlah Tentara Korea Selatan Menyusut 20% dalam Enam Tahun, Kekurangan Personel Ancam Kesiapan Militer
-
Erika Carlina Datangi Polda Metro Jaya, Lapor Soal Dugaan Pengancaman
-
Pelaku Terkait Pabrik Narkoba Diringkus Polisi
-
Laskar Kie Raha Ditahan Imbang 0-0 Semen Padang pada Babak Pertama
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.