Laga Kontra Mali Ajang Seleksi Akhir Tim SEA Games

Kamis, 13 Nov 2025, 07:21 WIB

JAKARTA - TimU-23 Indonesia akan menjalani dua laga uji coba internasional melawan Mali sebagai bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025 di Thailand. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, padahari Sabtu, 15 November, dan Selasa, 18 November mendatang, masing-masing mulai pukul 20.00 WIB.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menjelaskan bahwa pemilihan Mali sebagai lawan tanding telah melalui diskusi bersama pelatih Indra Sjafri. Menurutnya, Mali dipilih setelah calon lawan lain, Bahrain, memutuskan untuk mundur. “Awalnya kami rencanakan dua lawan, Mali dan Bahrain. Namun Bahrain batal karena mereka ikut turnamen di Kirgistan. Jadi uji coba hanya tersisa melawan Mali pada 15 dan 18 November,” ujar Sumardji.

Ket. Foto: Pesepak bola Timnas Indonesia U-23 Mauro Zijlstra (kedua kanan) melakukan sesi latihan di Stadion Madya, Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Selasa (11/11/). — Sumber: ANTARA/Muhammad Adimaja

Sumardji menegaskan laga ini tidak termasuk dalam agenda resmi FIFA Match Day. Artinya, hasil pertandingan tidak akan berpengaruh terhadap peringkat dunia kedua tim. “Pertandingan ini kami daftarkan di tier 2 karena Mali juga membawa tim U-22. Jadi tidak mempengaruhi ranking FIFA,” jelasnya.

Uji coba ini menjadi bagian penting dari persiapan skuad Garuda Muda mempertahankan gelar juara SEA Games. Pada edisi 2023 di Kamboja, Indonesia tampil perkasa setelah menaklukkan Thailand 5–2 lewat babak perpanjangan waktu. Gelar itu menjadi yang pertama sejak 1991 dan menandai sukses besar pelatih Indra Sjafri.

Di SEA Games 2025, Indonesia tergabung di Grup C bersama Singapura, Myanmar, dan Filipina. Indra dan Sumardji menegaskan tidak ada kompromi dalam proses seleksi pemain. Setiap posisi akan diisi oleh pemain yang benar-benar layak berdasarkan performa di lapangan. “Saya bersama coach Indra selalu sepakat, tidak ada yang namanya pemain titipan. Kalau tidak sesuai kebutuhan tim, ya out,” tegas Sumardji.

Saat ini, ada 33 pemain mengikuti pemusatan latihan (TC) di bawah arahan Indra Sjafri. Dari jumlah tersebut, hanya 23 pemain yang akan dibawa ke Thailand. Seleksi berlangsung ketat dan transparan di setiap lini. “Kalau satu posisi ada tiga pemain, maka mereka harus bersaing. Dari situ akan terlihat siapa yang layak dan siapa yang tidak,” ujarnya.

Sumardji yang juga berpangkat Komisaris Besar di Polda Metro Jaya itu menambahkan, pemain yang terpilih akan bermain di posisi aslinya agar bisa menunjukkan kemampuan terbaik. “Saya sudah tekankan kepada coach Indra dan teman-teman, semuanya harus sesuai dengan kualitas dan posisi masing-masing,” sambungnya.

Dengan laga uji coba melawan Mali, BTN berharap skuad Garuda Muda mendapatkan pengalaman berharga sebelum menghadapi tekanan sesungguhnya di ajang SEA Games 2025. ben/G-1

  • SEA Games 2025

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.