• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Film Keadilan: The Verdict...

Film Keadilan: The Verdict Siap Jadi Tonggak Baru Kolaborasi Indonesia-Korea di Layar Lebar

Kamis, 13 Nov 2025, 17:00 WIB

JAKARTA - MD Pictures resmi menggelar gala premiere film Keadilan: The Verdict di XXI Epicentrum Jakarta, Rabu (12/11/2025), menghadirkan suasana meriah penuh antusiasme dari insan perfilman Tanah Air. Film ini akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 20 November 2025, menandai kolaborasi pertama antara Indonesia dan Korea Selatan dalam genre courtroom thriller.

Film ini disutradarai oleh Lee Chang-hee, sosok di balik serial fenomenal A Killer Paradox (Netflix, 2024), yang berduet dengan sutradara Indonesia Yusron Fuadi, pemenang Film Terbaik JAFF Indonesian Screen Awards 2023 lewat Setan Alas!. Keduanya menghadirkan karya yang memadukan ketegangan, intrik hukum, dan drama emosional yang kuat.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Keadilan: The Verdict berkisah tentang Raka (Rio Dewanto), seorang petugas keamanan pengadilan yang frustrasi melihat hukum dipermainkan oleh uang dan kekuasaan. Tragedi menimpa ketika istrinya, Nina (Niken Anjani), menjadi korban kekerasan brutal oleh Dika (Elang El Gibran), anak orang kaya yang dilindungi pengacara licik bernama Timo (Reza Rahadian).

Terdesak oleh sistem hukum yang korup, Raka akhirnya memutuskan untuk mengambil alih persidangan dengan kekerasan demi menuntut keadilan bagi sang istri. Kisah menegangkan di ruang sidang ini mengangkat isu keadilan sosial dan moralitas dalam sistem hukum yang timpang.

Produser sekaligus CEO MD Entertainment, Manoj Punjabi, menyebut film ini sebagai terobosan penting bagi perfilman Indonesia.

"Saya merasa kita benar-benar butuh keadilan di film ini. Film Indonesia butuh subjek begini. Saya bangga karena kita punya genre baru untuk Indonesia. Kami siap memangku Keadilan: The Verdict 20 November 2025!" ujarnya.

Ia menambahkan, MD Pictures memiliki ambisi untuk membawa film ini ke panggung internasional.

"Ambisi kami bukan hanya di sini, tetapi MD bisa go international lebih luas lagi. Kami ingin membuktikan bahwa kita adalah The Biggest Content House in Southeast Asia, dan kami akan terus berjuang menghadirkan film berkualitas," lanjutnya.

Sementara itu, produser asal Korea Selatan, Choi Kwangrae, dari JNC Media Group mengungkapkan rasa terhormat bisa bekerja sama dengan MD Pictures dalam proyek lintas negara ini.

"Sebagai kolaborasi pertama antara Indonesia dan Korea di industri film, kami berharap karya ini bisa menjadi salah satu film terbaik dan dicintai penonton Indonesia," tuturnya.

Sutradara Lee Chang-hee juga menyampaikan kekagumannya terhadap kemampuan aktor-aktor Indonesia yang terlibat. Ia menilai Reza Rahadian dan Rio Dewanto memiliki kemampuan akting yang kuat dan mampu menarik perhatian penonton global.

"Mereka berdua punya daya tarik yang sangat berbeda, tapi keduanya memiliki pendalaman akting yang sangat dalam. Saya percaya mereka akan sukses, baik di Indonesia, Korea, maupun secara global," ujarnya.

Acara gala premiere turut dihadiri jajaran pemain seperti Rio Dewanto, Reza Rahadian, Elang El Gibran, Niken Anjani, Eduwart Manalu, Bizael Tanasale, Alvin Adam, dan Tubagus Ali. Turut hadir pula tim produksi dari Korea Selatan, termasuk sutradara Lee Chang-hee, produser Choi Kwangrae, serta Song Hyunju dari JNC Media Group dan Innikor Pictures.

Reza Rahadian yang memerankan pengacara licik bernama Timo mengaku film ini menjadi ruang reflektif bagi dirinya dan penonton. 

"Keadilan: The Verdict menjadi karya penting yang merespons situasi sosial kita hari ini. Mudah-mudahan ini bisa jadi satu titik harapan sebagai medium yang berbeda untuk kita bersuara," katanya.

Ia menambahkan, genre courtroom drama jarang ditemukan di perfilman Indonesia, sehingga film ini diharapkan bisa membuka jalan bagi eksplorasi genre serupa di masa depan.

"Genre courtroom drama tidak banyak pilihannya di Indonesia, dan Keadilan: The Verdict adalah salah satunya," ujar Reza.

Film ini juga menjadi simbol kolaborasi kreatif antara dua negara dengan visi yang sama: menciptakan karya yang relevan, mendalam, dan menginspirasi. Dengan sentuhan sinematografi khas Korea dan kekuatan narasi Indonesia, Keadilan: The Verdict menawarkan pengalaman sinematik yang segar dan emosional.

Penonton dapat menyaksikan bagaimana Raka menantang sistem hukum dengan cara ekstrem dan bagaimana Timo memainkan strategi liciknya dalam persidangan penuh intrik. Semua itu bisa dinikmati di layar lebar mulai 20 November 2025 di seluruh bioskop Indonesia.

Melalui film ini, MD Pictures dan JNC Media Group tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga pesan sosial kuat tentang keadilan, empati, dan perjuangan manusia melawan sistem yang tidak adil. Kolaborasi lintas budaya ini menjadi langkah penting dalam membawa perfilman Indonesia menuju kancah internasional.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.