Polres Manggarai Libatkan Bhabinkamtibmas untuk Edukasi Warga Cegah TPPO

Rabu, 12 Nov 2025, 13:20 WIB

LABUAN BAJO - Polres Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) melibatkan personel bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polri untuk mengedukasi masyarakat guna mewaspadai tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

"Kami terus mendorong para Bhabinkamtibmas untuk aktif memberikan edukasi tentang bahaya perdagangan orang, terutama kepada warga di wilayah pedesaan," kata Kapolres Manggarai AKBP Hendri Syaputra dalam keterangan resmi yang diterima di Labuan Bajo, Selasa (11/11).

Ket. Foto: Kapolres Manggarai AKBP Hendri Syaputra — Sumber: antara foto

Ia mengatakan Polres Manggarai berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman TPPO.

Ia juga menekankan peran para Bhabinkamtibmas Polri yang berada di tengah masyarakat desa dan kelurahan dinilai sangat strategis karena sebagai ujung tombak Polri dalam memberikan edukasi serta sosialisasi langsung kepada masyarakat.

"Pencegahan adalah langkah paling efektif agar masyarakat tidak menjadi korban,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan edukasi dan sosialisasi terkait TPPO dapat dilakukan oleh personel Bhabinkamtibmas Polri di sekolah, tempat ibadah, pertemuan warga, serta melalui kunjungan door to door.

Dalam kegiatan tersebut, lanjut dia, masyarakat diberi pemahaman mengenai modus-modus TPPO, seperti perekrutan tenaga kerja ilegal, pernikahan pesanan, hingga eksploitasi anak dan perempuan.

Polres Manggarai juga membuka layanan pengaduan masyarakat melalui saluran resmi Polri bagi siapa pun yang mengetahui atau mencurigai adanya aktivitas yang mengarah pada perdagangan orang.

Ia juga menegaskan bahwa Polres Manggarai berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan lembaga terkait dalam upaya pencegahan dan penegakan hukum terhadap pelaku TPPO.

“Perlindungan terhadap masyarakat, terutama perempuan dan anak, adalah prioritas kami, kami ingin memastikan tidak ada lagi warga Manggarai yang menjadi korban perdagangan orang,” katanya.

Ia berharap upaya preventif melalui edukasi terkait TPPO dapat meningkatkan kesadaran dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan, termasuk TPPO yang dapat mengancam harkat dan martabat manusia.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.