Menhan: Bukan Hanya untuk TNI, Layanan Immunotherapy Nusantara dan DSA Dapat Dinikmati Publik
Rabu, 12 Nov 2025, 19:01 WIBJAKARTA â Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa pengembangan layanan Immunotherapy Nusantara dan DSA yang tersedia di Rumah Sakit Ousat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman bukan hanya untuk kepentingan pertahanan, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum.
âIni tidak hanya untuk kepentingan TNI, tapi untuk seluruh publik bisa mencoba dan menikmati. Kita harapkan layanan ini bisa memberi dorongan kesehatan kepada seluruh bangsa Indonesia,â tutur Menhan, saat memimpin peresmian fasilitas teknologi canggih tersebut, Senin (10/11).
Acara peresmian dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. Ketiganya secara simbolis meresmikan layanan terbaru di RSPPN Soedirman yang dikembangkan oleh tenaga medis dan peneliti Indonesia.
Ketua PWI Pusat Akhmad Munir yang hadir dalam peresmian tersebut, menyampaikan apresiasinya atas undangan serta penjelasan mengenai program imunoterapi yang diperkenalkan dalam kegiatan itu. âIntinya kami senang diundang dan mendapat penjelasan soal program imun di RSPPN Soedirman. PWI berharap program ini membawa manfaat besar bagi seluruh rakyat Indonesia,â ujar Munir.
Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan semangat kemandirian bangsa di bidang kesehatan serta menjadi bukti nyata inovasi medis karya anak bangsa.
Dalam acara tersebut, Akhmad MUnir didampingi oleh Sekretaris Jenderal Zulmansyah Sekedang serta Wakil Ketua Departemen Pertahanan dan Keamanan Bidang TNI, Badar Subur dan Wakil Ketua Bidang Pendidikan Zarman Syah. Kehadiran jajaran PWI ini merupakan bentuk dukungan terhadap langkah sektor pertahanan yang membuka akses luas bagi pelayanan kesehatan masyarakat melalui inovasi medis dalam negeri.
Dalam kesempatan serupa. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menambahkan bahwa kehadiran fasilitas medis berteknologi tinggi di lingkungan RSPPN merupakan langkah konkret TNI dalam memperkuat pelayanan kesehatan nasional.
âTNI mendukung penuh setiap upaya peningkatan kualitas kesehatan, karena kesehatan yang baik akan memperkuat ketahanan dan kesiapsiagaan nasional,â ujar Panglima TNI.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bappenas yang turut hadir pada peresmian ini, Rachmat Pambudy turut serta mendonorkan plasma darahnya guna proses immunotherapy.
ââPak Menhan Sjafrie menawarkan saya untuk segera immunotherapy. Jadi susah saya tolak. Ya saya ikuti saja. Baru pertama kali juga iniââ, kata Guru Besar dalam bidang Kewirausahaan di IPB ini.
Kehadiran jajaran PWI Pusat dalam peresmian ini menunjukkan dukungan dunia pers terhadap kolaborasi strategis antara sektor pertahanan dan kesehatan. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan bangsa melalui inovasi dan pemerataan akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Redaktur: Diapari S
Penulis: Diapari S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.