Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala BP Batam Nilai Naiknya PMDN Pertanda Investor Lokal Menguat

📅 Senin, 10 Nov 2025, 15:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepala BP Batam Nilai Naiknya PMDN Pertanda Investor Lokal Menguat Doc: ANTARA
Ket. Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.

BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Amsakar Achmad menilai peningkatan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menandakan kemampuan pelaku usaha atau investor lokal semakin kuat berinvestasi di daerah.

“Soal PMDN atau PMA (Penanaman Modal Asing) prinsipnya sama. Kalau PMDN sekarang trennya meningkat, itu menandakan pelaku usaha dalam negeri sudah punya kemampuan untuk berinvestasi di berbagai sektor,” ujar Amsakar Achmad di Batam, Senin (10/11).

Berdasarkan data BP Batam, realisasi investasi hingga triwulan III tahun 2025 mencapai Rp54,47 triliun, atau 91 persen dari target Rp60 triliun.

Capaian PMDN terus menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang tahun, dengan 40,6 persen total investasi di triwulan 2 berasal dalam negeri.

Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), realisasi investasi Batam mencapai Rp15,48 triliun pada triwulan III 2025, tumbuh 123,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Amsakar menegaskan meskipun BP Batam memiliki mandat untuk mendorong PMA peningkatan PMDN tetap membawa dampak positif terhadap ekonomi daerah.

“Kami melihat tren investasi yang masuk, baik PMA maupun PMDN, sama-sama berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan semakin terbukanya kesempatan kerja,” katanya.

Ia juga menyangkal bahwa turunnya investasi asing disebabkan oleh penutupan beberapa kantor cabang BP Batam di luar negeri.

“Soal kantor cabang di luar negeri, sejauh ini tidak ada masalah. Media komunikasi kita banyak, dan kantor hanyalah salah satu jalan pembuka. Ada banyak cara lain untuk menyampaikan kondisi investasi Batam,” ujar Amsakar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.