Minibus Tabrak Tenda Acara Maulid di Kembangan, Dua Orang Luka-Luka

Minggu, 09 Nov 2025, 13:35 WIB

JAKARTA, KORAN-JAKARTA.COM -  Sebuah mobil minibus menabrak tenda acara di depan Masjid Baitushobri, Kembangan, Jakarta Barat, pada Ahad (9/11/2025) pagi.

Insiden itu terjadi saat panitia tengah mempersiapkan acara Maulid Nabi Muhammad SAW, dan mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

Salah satu saksi mata, Zaenal (40), mengatakan kecelakaan bermula ketika mobil minibus berwarna hitam yang dikemudikan seorang laki-laki bersama seorang perempuan melintas dari arah Kedoya menuju Kembangan. Tanpa diduga, mobil tersebut oleng dan menabrak tenda yang berdiri di depan masjid.

“Tau-tau langsung nabrak aja, kena tenda dan ‘sound system’,” kata Zaenal kepada wartawan di lokasi kejadian.

Akibat benturan keras itu, dua orang yang berada di area tenda mengalami luka dan segera dilarikan ke rumah sakit.

“Yang luka kayaknya orang ‘sound system’. Kayaknya sih mabuk, kelihatan, soalnya mukanya acak-acakan banget,” ujarnya.

Zaenal juga menduga pengemudi dan penumpang mobil berada di bawah pengaruh alkohol.  

Sementara itu, salah satu panitia acara, Adi, mengatakan ia tidak menyaksikan langsung peristiwa tabrakan tersebut. Ketika tiba di lokasi, kondisi tenda sudah berantakan dengan mobil yang terhenti di tengah area.

“Tadi kejadiannya pas lagi persiapan, jadi belum ada jamaah. Acara Maulid mulai jam 08.00 WIB, kejadiannya sebelum itu,” kata Adi.

Pihak kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi mobil dan berkoordinasi dengan ketua RT setempat.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, membenarkan adanya dua korban luka dalam kejadian tersebut.

“Kedua korban yaitu Masil yang mengalami luka memar di bagian kaki, dan Yuga Al Martodo yang mengalami luka memar di kaki serta tangan. Keduanya sudah mendapat perawatan di RSUD Kembangan,” ujar Joko.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan bahwa pengemudi berada dalam kondisi tidak sadar sepenuhnya saat mengemudikan kendaraan.

v

Redaktur: Muhammad Ihsan Karim

Penulis: Muhammad Ihsan Karim

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.