Sopir Ngantuk Berat, Kendaraan Pemudik Loncat ke Parit di OKU Timur, Korban Nihil

Minggu, 22 Mar 2026, 19:46 WIB

MARTAPURA  - Satu mobil pemudik terjun ke parit dan terbakar di Jalan Lintas Komering, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Sabtu pagi, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono saat dihubungi dari Palembang, Sabtu, mengatakan bahwa perjalanan mudik berubah menjadi mimpi buruk setelah sebuah mobil keluarga dengan jumlah penumpang empat orang mengalami kecelakaan tunggal hingga kendaraan terbakar.

Ket. Foto: Kendaraan pemudik terbakar di Jalan Lintas Komering, Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, Sabtu. — Sumber: ANTARA/HO-Humas Polres OKU Timur

Dia mengatakan insiden bermula saat kendaraan jenis minibus Honda HRV warna abu-abu melaju dari arah Palembang menuju Cempaka.

Diduga karena pengemudi mengantuk berat, mobil kehilangan kendali hingga keluar jalur dan terjun ke parit di sisi jalan.

Benturan keras tak terhindarkan ketika kendaraan menghantam tungku masak milik warga di sekitar lokasi kejadian hingga mobil hangus terbakar karena terjadi kebocoran bahan bakar.

"Beruntung, seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah kecelakaan terjadi. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut," katanya.

Aparat kepolisian dari Polsek Cempaka bersama Unit Laka Satlantas Polres OKU Timur bergerak cepat menuju lokasi untuk mengevakuasi korban.

Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan arus lalu lintas di jalan raya.

Proses pemadaman dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan warga setempat hingga api berhasil dijinakkan.

"Identitas korban saat ini masih dalam pendataan. Namun, kami pastikan dalam insiden ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka," tegasnya.

Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi peringatan keras bagi para pemudik agar tidak mengabaikan faktor kelelahan saat berkendara karena keselamatan menjadi prioritas utama, terutama di tengah meningkatnya mobilitas selama arus mudik dan balik Lebaran.

"Kami terus meningkatkan edukasi keselamatan serta pengawasan di jalur mudik dalam rangka Operasi Ketupat Musi 2026 guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari," ujarnya. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.