- Home
-
- Megapolitan
-
- BPBD: Pemprov DKI Gelar Op...
BPBD: Pemprov DKI Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Hari Kelima
Minggu, 09 Nov 2025, 21:40 WIBJAKARTA - Pemprov DKI kembali melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Minggu (9/11). Operasi yang dikoordinasikan BPBD DKI Jakarta ini memasuki hari kelima pelaksanaan pada November 2025.
Pada hari ini dilaksanakan dua sortie penerbangan penyemaian awan. Hal ini sebagai upaya mitigasi menghadapi potensi cuaca dan bencana hidrometeorologi ekstrem.
Kegiatan OMC dilakukan bekerja sama dengan BMKG dan TNI Angkatan Udara (TNI AU). Operaei OMC berpusat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, menggunakan pesawat Casa 212-400/A-2114.
Sortie pertama berlangsung pukul 09.09â11.38 WIB dengan area penyemaian di perairan selatan Ujung Kulon hingga perairan selatan Sukabumi pada ketinggian 10.000 kaki.
Sementara sortie kedua dilakukan pukul 13.48â16.08 WIB di perairan selatan Banten pada ketinggian 8.000â10.000 kaki. Total bahan semai yang digunakan mencapai 1.600 kilogram garam (NaCl).
Adapun crew udara yang bertugas terdiri atas Lettu Pnb Bintang, Kpt Pnb Fajar, dan Letda Pnb Krisna. Mereka didampingi Flight Scientist dari BMKG dan Observer dari BPBD DKI Jakarta.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan operasi penyemaian dilakukan untuk mengurai awan-awan pembawa hujan lebat. Sehingga, awan tersebut terurai sebelum memasuki wilayah Jabodetabek.
âHari ini kami kembali melakukan dua sorti penerbangan dengan fokus penyemaian di perairan selatan Banten hingga selatan Sukabumi. Tujuannya adalah untuk mengurai pertumbuhan awan potensial sebelum mencapai Jakarta,â ujar Isnawa dalam keterangannya, Minggu (9/11).
Pada sortie pertama, tim memantau pertumbuhan awan Cumulus Humilis di sekitar Taman Nasional Halimun dengan ketinggian 6.000â7.000 kaki. Sedangkan di wilayah perairan selatan Sukabumi terpantau awan Cumulus dan Stratocumulus dengan puncak mencapai lebih dari 14.000 kaki.
Sementara pada sortie kedua, wilayah selatan Banten didominasi awan Cumulus Congestus dengan puncak 12.000â14.000 kaki. Adapun angin bertiup dari barat hingga barat laut berkecepatan 15â25 knot.
Isnawa menegaskan, evaluasi harian terus dilakukan. Agar efektivitas penyemaian tetap terjaga.
âKami berkoordinasi lintas instansi untuk memastikan setiap sorti memberikan dampak signifikan dalam mengendalikan potensi cuaca ekstrem. Harapannya risiko genangan dan banjir bisa ditekan,â katadia.
BPBD DKI juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan hujan lebat, petir, dan angin kencang. Warga diminta memastikan saluran air di lingkungan tidak tersumbat.
Informasi terbaru cuaca dan kebencanaan dapat diperoleh melalui berbagai kanal resmi Pemprov FMI. Di antaranya, Jakarta Siaga 112, aplikasi JAKI, situs bpbd.jakarta.go.id, atau akun Instagram @bpbddkijakarta. ils/I-1
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
- Pemprov DKI Jakarta
- Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Pemprov DKI gelar program operasi bibir sumbing gratis
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
-
Upaya Pemprov DKI Bangun Kota Inklusif Melalui Semangat Paskah di Kota Tua
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
Peran Organisasi Keagamaan dalam Pembangunan Sosial Jakarta Menurut Wagub Rano Karno
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.