Yohanes Saut Marcellyno Akui Kehilangan Fokus saat Kalah dari Unggulan Pertama di Korea Masters

Kamis, 06 Nov 2025, 13:10 WIB

JAKARTA - Langkah tunggal putra Indonesia, Yohanes Saut Marcellyno, harus terhenti di babak 16 besar turnamen BWF World Tour Super 300 Korea Masters 2025. Ia kalah dua gim langsung dari unggulan pertama asal Singapura, Jia Heng Jason Teh, dengan skor 19–21 dan 12–21 pada pertandingan yang berlangsung di Iksan, Korea Selatan, Kamis (6/11).

Yohanes mengungkapkan bahwa ia sempat memimpin pada gim pertama, namun kehilangan fokus setelah ritme pertandingan terganggu oleh beberapa kali penundaan dari lawan. Situasi tersebut membuat konsentrasinya buyar dan momentum pertandingan berpindah tangan.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

“Gim pertama sudah unggul, namun lawan banyak menunda dan saya tidak siap dengan hal itu, jadi banyak hilang fokus. Saya sudah mencoba protes kepada wasit namun tidak ada tindakan tegas,” ujar Yohanes melalui keterangan resmi PP PBSI usai pertandingan.

Menurutnya, jika mampu mempertahankan fokus di gim pertama, peluang untuk memaksa pertandingan berlanjut ke rubber game cukup besar. “Sayang juga, harusnya bisa megang gim pertama dan memaksa rubber di gim kedua,” ujarnya.

Serangan Lawan Sulit Diantisipasi

Memasuki gim kedua, permainan Yohanes semakin tertekan. Jia Heng tampil lebih agresif dan konsisten dengan variasi serangan yang sulit diantisipasi. Yohanes mengakui lawannya memiliki strategi yang matang dalam mengatur tempo dan mencari celah untuk mencetak poin.

“Lawan punya serangan yang bagus, strategi untuk mendapatkan poinnya juga bagus. Saya harus lebih antisipasi hal ini ke depannya,” ucapnya.

Selain masalah fokus, Yohanes menilai penyelesaian akhir pukulan atau finishing masih menjadi kelemahan yang harus diperbaiki. Beberapa peluang untuk menutup rally dengan poin justru gagal dimanfaatkan. “Ke depannya saya harus perbaiki lagi dari segi finishing, tadi harusnya ada bola yang bisa dimatikan tetapi tidak mati,” katanya.

Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Yohanes untuk menghadapi turnamen berikutnya. Ia menegaskan akan berupaya meningkatkan konsistensi permainan dan kesiapan mental agar tidak mudah terganggu situasi non-teknis di lapangan.

Dengan hasil ini, Indonesia masih menaruh harapan pada wakil lain yang berlaga di sektor ganda dan tunggal dalam lanjutan Korea Masters 2025.

  • badminton
  • Yohanes Saut Marcellyno
  • Korea Masters 2025

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Reza Aditya Firdaus

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.