Perdagangan Orang Berbasis Digital Meningkat Tajam: UNODC Soroti Ancaman Rekrutmen Kerja Online di Jakarta

Kamis, 06 Nov 2025, 13:30 WIB

JAKARTA - United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) menyelenggarakan forum nasional bertajuk "St@y Safe in Digital Space: Behind the Screen-Trafficking Is Closer Than You Think" pada 4-5 November 2025 di Double Tree Hotel Jakarta. Agenda ini menyoroti ancaman perdagangan orang yang kian banyak terjadi melalui ruang digital, terutama lewat penipuan lowongan kerja dan skema migrasi menyesatkan.

Forum ini merupakan bagian dari proyek PROTECT yang didanai Uni Eropa dan dilaksanakan lintas lembaga bersama ILO, UN Women, UNODC, dan UNICEF. Fokus utamanya adalah memperkuat hukum, layanan perlindungan, serta tata kelola migrasi yang aman dan adil di Asia Tenggara.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Perdagangan orang yang memanfaatkan teknologi kini berkembang sangat cepat hingga menjangkau proses perekrutan, pembujukan, dan pengendalian korban sepenuhnya di dunia maya. Kondisi ini menuntut kolaborasi multipihak untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih aman.

Statistik terbaru menunjukkan tren yang mengkhawatirkan terkait kejahatan ini di kawasan. Kasus perdagangan orang untuk tujuan “forced criminality” yang berkaitan dengan operasi scam online di Asia Tenggara meningkat sekitar 4,7 kali lipat dari 296 kasus pada 2022 menjadi 978 kasus pada 2023.

Laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan sekitar 120.000 orang di Myanmar dan 100.000 di Kamboja dipaksa menjalankan operasi scam online. Data ini menggambarkan bahwa praktik kejahatan ini bersifat terorganisasi dan lintas-batas dalam skala besar.

Informasi terbaru dari INTERPOL juga menunjukkan korban telah diperdagangkan dari 66 negara ke pusat-pusat scam yang tersebar di wilayah Asia Tenggara. Sebanyak 74 persen korban dibawa menuju fasilitas yang dikelola kelompok kriminal dan terus memanfaatkan perkembangan teknologi baru seperti kecerdasan buatan atau AI.

Dalam konteks Indonesia, persoalan ini sudah masuk kategori darurat. Laporan TIP 2024 mencatat 3.239 WNI teridentifikasi terjebak dalam operasi scam online di Asia Tenggara, sementara 1.132 lainnya diklasifikasikan sebagai korban perdagangan orang berdasarkan data lembaga internasional.

Kementerian Luar Negeri Indonesia pada 2023 juga memberikan perlindungan kepada 798 WNI korban tindak pidana perdagangan orang di luar negeri. Angka tersebut diyakini masih bisa bertambah karena banyak kasus yang tidak terlaporkan atau tertutup oleh jaringan kriminal.

"Perdagangan orang yang difasilitasi teknologi berkembang pesat, mulai dari perekrutan, pembujukan hingga kontrol yang kini berlangsung sepenuhnya di ruang digital. Melindungi masyarakat menuntut kolaborasi lintas-sektor: Membangun ekosistem digital yang aman adalah garda depan pencegahan, Keterlibatan Jobstreet by SEEK menunjukkan pentingnya peran platform ketenagakerjaan daring dalam mencegah penipuan lowongan kerja yang berisiko mengarah pada tindak pidana perdagangan orang. UNODC percaya bahwa kolaborasi lintas pihak, termasuk platform seperti Jobstreet, sangat penting untuk menciptakan proses rekrutmen yang aman dan bertanggung jawab, dan berharap kemitraan ini dapat terus diperkuat melalui inisiatif bersama di masa mendatang."

Upaya mengamankan platform lowongan kerja menjadi sorotan dalam forum ini. Industri ketenagakerjaan daring diminta memperkuat verifikasi dan deteksi dini terhadap iklan palsu dan akun mencurigakan.

Sawitri, Head of Country Marketing - Indonesia, Jobstreet by SEEK, menjadi panelis dalam sesi "Safe Job Searching in the Digital World". Ia membahas strategi mengenali tanda bahaya, cara verifikasi peluang, dan menjaga keamanan identitas ketika mencari kerja secara online.

"Salah satu modus yang kian marak menjerat korban adalah penipuan lowongan kerja. Karena itu, SEEK menempatkan keamanan dan integritas platform sebagai prioritas—dengan deteksi dini menggunakan AI, dan proses verifikasi secara berjenjang oleh tim khsusu dari 4 departemen, serta edukasi bagi pencari kerja."

Partisipasi Jobstreet by SEEK dianggap sebagai contoh kolaborasi nyata sektor industri yang dibutuhkan untuk pencegahan. Platform kerja memiliki peran langsung dalam memutus rantai perekrutan yang berpotensi mengarah pada perdagangan orang.

UNODC berharap forum ini dapat menghasilkan strategi lebih komprehensif untuk menjaga ruang digital yang aman bagi para pencari kerja dan migran Indonesia. Kesadaran publik juga menjadi kunci agar masyarakat tidak mudah terjebak rayuan pekerjaan bergaji tinggi yang ditawarkan secara instan.

Kolaborasi, edukasi, dan penegakan hukum berkesinambungan terus menjadi prioritas dalam memerangi kejahatan ini. Dengan upaya bersama lintas-sektor, diharapkan perdagangan orang berbasis digital dapat ditekan sebelum semakin meluas dan memakan lebih banyak korban.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Korban Banjir Nepal Tembus 623 Orang, 638 Masih Hilang dalam Bencana Dahsyat

Tradisi Unik Dieng Culture Festival 2026, 13 Anak Rambut Gimbal Jalani Ruwatan

Jelang Hari Pelanggan Nasional, PLN Edukasi Warga Jurumudi tentang Keselamatan Listrik dan Promo Tambah Daya.

Emil Dardak Minta Kader Demokrat Jatim Dahulukan Hajat Hidup Rakyat dari pada Pikirkan Pileg

Deteksi Gempa Belum Canggih, Legislator Usulkan BMKG Adopsi Teknologi Jepang

Bantaran Hangus Dampak Karhutla Semeru, Danau Ranu Kumbolo Kehilangan Pesona

PLN Hadirkan Sambungan Listrik Gratis untuk 83 Keluarga Prasejahtera di Jakarta Raya.

Ketombe Ganggu Aktivitas Keseharian Anda? Simak Cara Menghilangkannya

Tradisi Unik di Dieng! Belasan Anak Berambut Gimbal Ikuti Ruwatan di Dieng Culture Festival 2026

Dipakai Merekam Diam-diam, Meta Perbarui Kacamata Pintarnya

Jagung Bengkayang Jadi Incaran Bulog Kalbar, Serapan Terus Digenjot!

Jelang Persija vs Brisbane Roar Sabtu Sore Ini, STY Reuni dengan Jordi Amat, Rizky Ridho Bocorkan Kondisi Tim

Gedung KPK Dikabarkan Terbakar, Ini Komentar Jubir KPK

Karnaval HUT Ke-81 RI di Babel Makin Meriah, Seribuan UMKM Ikut Ambil Bagian!

14 Personel Sudin Gulkarmat Jaksel Padamkan Kebakaran di Gedung KPK

Kuota Internet Cepat Habis, Ini Dia Biang Keroknya, Bikin Kantong Jebol!

RSCM Siapkan Terobosan Medis, Layanan Sel Punca Jadi Andalan Terapi Regeneratif

Kaltim Genjot SDM Digital! Festival Literasi Resmi Dibuka, Ini Tujuannya

Berakit-rakit Dahulu Menuntut Ilmu di Sekolah Kemudian, Keseharian Pagi Anak-anak Sadang Menuju Tepian Waduk Saguling

Ada Apa Tiba-tiba DPR Desak Imigrasi Evaluasi Pengawasan WNA di Bali?

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.