Inter dan AC Milan Resmi Rampungkan Pembelian San Siro, Stadion Legendaris Menuju Penghancuran
Kamis, 06 Nov 2025, 09:25 WIBMILAN, ITALIA â Langkah besar menuju era baru sepak bola di Kota Mode akhirnya terwujud. Inter Milan dan AC Milan resmi menyelesaikan pembelian lahan Stadion San Siro dari Pemerintah Kota Milan, sebuah keputusan yang menandai awal perjalanan menuju pembangunan stadion baru yang telah lama direncanakan kedua klub.
Kesepakatan ini dikonfirmasi pada hari Rabu (5/11)waktu setempat, setelah kedua pihak menandatangani akta penjualan lahan yang selama puluhan tahun menjadi rumah bagi dua klub raksasa Serie A tersebut. Finalisasi dilakukan sebulan setelah Dewan Kota Milan menggelar pemungutan suara panjang hingga dini hari 30 September, menyetujui transaksi sekaligus membuka pintu bagi transformasi kawasan bersejarah itu.
San Siro, yang kerap dijuluki La Scala del Calcio karena pesonanya yang monumental, telah menjadi saksi sejumlah momen paling bersejarah sepak bola dunia, termasuk 10 trofi Liga Champions yang diraih oleh Inter dan Milan secara total.
Lahan stadion tersebut ditebus dengan nilai 197 juta euro atau sekitar 3,9 triliun rupiah. Angka ini tercapai setelah melalui perdebatan intens selama lebih dari 11 jam dalam sidang dewan kota.
Selain itu, penyelesaian pembelian juga menggugurkan potensi penetapan status cagar budaya publik yang sebelumnya tengah dipertimbangkan. Jika status tersebut diterapkan, proses renovasi atau pembongkaran stadion akan menjadi jauh lebih kompleks dan terbatas.
Dengan akta resmi kini berada di tangan kedua klub, proyek pembangunan stadion baru senilai 1,2 miliar euro dapat bergerak ke tahap pengembangan final.
Rencana desain yang disusun oleh firma arsitektur Foster and Partners serta MANICA mengusung kapasitas sekitar 71.500 kursi. Stadion baru itu akan berdiri di kawasan barat kompleks San Siro, pada area yang saat ini digunakan sebagai zona parkir dan ruang terbuka publik.
Selama proses konstruksi, San Siro masih akan difungsikan sebagai arena pertandingan Serie A maupun kompetisi Eropa. Namun setelah stadion baru beroperasi, San Siro akan dihancurkan hampir sepenuhnya.
Lahan eks-stadion tersebut kemudian akan dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau, area komersial, hingga pusat hiburan modern, menjadikannya kawasan multifungsi yang menyatu dengan kota.
Inter dan Milan menargetkan stadion baru sudah dapat digunakan sebelum Piala Eropa 2032, turnamen yang akan diselenggarakan bersama oleh Italia dan Turki. Federasi Sepak Bola Italia sendiri wajib menyerahkan daftar lima stadion utama kepada UEFA paling lambat Oktober tahun depan, membuat tenggat pembangunan kian terasa mendesak.
Di sisi lain, San Siro masih memiliki satu momen prestisius terakhir. Stadion ikonik tersebut akan menjadi lokasi upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina pada 6 Februari mendatangâmungkin menjadi salam perpisahan terakhirnya di panggung global.
Bagi para pendukung, keputusan ini membawa rasa haru yang tak terelakkan. San Siro bukan hanya bangunan, melainkan kenangan, cerita kemenangan, persaingan sengit Derby della Madonnina, dan identitas kota itu sendiri.
Namun sebagaimana sepak bola terus bergerak, Inter dan Milan kini melangkah menuju babak baru,babak yang menjanjikan modernitas, daya saing global, dan wajah baru bagi sepak bola Milan.
- Inter Milan
- san siro
- AC Milan
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Waspada Hujan Sore Ini, Cek Jadwal Cuaca Jakarta Sebelum Berangkat Silaturahmi
-
Tim-tim Besar Italia Absen di Liga Chamions, Termasuk AC Milan
-
Skuat Timnas Sudah Dirampingkan dari 41 Menjadi 24. Berikut Daftarnya
-
Inter Tetap Kokoh di Puncak Klasemen Walau Dipaksa Fiorentina Main Imbang 1-1
-
Serie A Italia: Inter Selangkah Lagi Raih Scudetto Usai Bangkit Dramatis di Kandang Como
-
Inter Milan Juara Liga Italia, Cristian Chivu Ukir Catatan Sejarah
-
Hasil Liga Italia: Menang Dramatis 4-3 Lawan Como, Inter Milan Kian Dekat dengan “Scudetto”
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.