Dari Lereng Sindoro ke Panggung Nasional: Travel Mart Angkat Wisata Temanggung
Kamis, 06 Nov 2025, 17:57 WIBTEMANGGUNG â Promosi wisata sangat penting karena dapat memperkenalkan objek wisata kepada masyarakat luas, meningkatkan kunjungan wisatawan, membentuk citra positif destinasi, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Tanpa promosi, objek wisata tidak akan dikenal dan kunjungan wisatawan akan rendah.
Promosi yang efektif adalah kunci untuk membuat calon wisatawan mengetahui, tertarik, dan akhirnya memutuskan untuk mengunjungi suatu tempat. Melalui promosi, suatu destinasi dapat membangun citra yang positif dan memperkenalkan keunikan budaya, alam, atau sejarahnya kepada publik.
Peningkatan kunjungan wisatawan secara langsung berdampak pada peningkatan pendapatan bagi bisnis lokal dan daerah, serta menciptakan lapangan kerja. Promosi tidak hanya menargetkan wisatawan domestik, tetapi juga membantu menjangkau pasar mancanegara.
Di tengah persaingan antar destinasi wisata, promosi yang kuat sangat dibutuhkan agar suatu tempat dapat menonjol dan menarik perhatian.
Promosi wisata tidak hanya berfungsi untuk menarik wisatawan, tetapi juga menjadi strategi kunci dalam menarik investasi dan membangun kolaborasi sektor pariwisata.
Citra positif destinasi dan kekuatan narasi promosi mampu meningkatkan kepercayaan investor terhadap potensi ekonomi daerah, mulai dari pengembangan infrastruktur, perhotelan, hingga ekosistem ekonomi kreatif.
Dengan promosi yang terarah dan berbasis data, pemerintah dan pelaku usaha dapat membuka peluang public-private partnership yang berkelanjutan, memperkuat nilai tambah destinasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui investasi yang produktif di sektor pariwisata.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung Tri Raharjo, menyampaikan, penyelenggaraan Travel Mart 2025 Temanggung untuk memberikan ruang promosi wisata.
Ia menyampaikan di Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (6/11), kegiatan yang berlangsung pada 5 dan 6 November 2025 untuk mengenalkan objek pariwisata yang ada di Temanggung kepada pada biro wisata.
"Obyek wisata maupun kuliner termasuk ekonomi kreatif kita perkenalkan, ada beberapa yang kita pamerkan buat mereka," katanya.
Ia menuturkan, sebanyak 40 orang dari beberapa biro travel seperti dari Insan Pariwisata Indonesia (IPI) Jateng, kemudian birotravel dari Surabaya, Madiun , Sidoarjo, Yogyakarta, Bandung , Cilegon, dan Jakarta.
"Hari pertama kemarin mereka kita ajak jalan-jalan pakai jip ke daerah Ngadirejo , antara lain pembuatan cerutu, rumah jaran, sumber air Jumprit, Wapit, atas awan, kemudian turun ke Liyangan, untuk memperkenalkan objek wisata di Temanggung," katanya.
Ia menyampaikan 40 orang buyer tersebut dipertemukan dengan 20 orang seller. Dalam pertemuan tersebut terjadi transaksi sekitar Rp100 juta lebih.
"Kegiatan ini untuk mengangkat pariwisata Kabupaten Temanggung yang notabene masih parsial, masih berjalan sendiri-sendiri," katanya.
- Travel Mart 2025 Temanggung
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.