- Home
-
- Megapolitan
-
- Tarif Transjakarta Rp5.000...
Tarif Transjakarta Rp5.000, Benarkah Demi Layanan Lebih Baik?
Rabu, 05 Nov 2025, 01:10 WIBPEMERINTAH Provinsi Jakarta tengah mempertimbangkan kenaikan tarif Transjakarta dari 3.500 menjadi 5.000 per penumpang. Kenaikan ini pertama sejak diluncurkan lebih dari 20 tahun lalu. Biaya operasional Transjakarta yang terus meningkat menjadi pertimbangan utama usulan revisi tarif, karena tarif 3.500 saat ini hanya menutup sekitar 14 persen dari total biaya operasional.
Ketua Komisi B DPRD Nova Harivan Paloh menilai, kenaikan menjadi 5.000 masih batas kewajaran setelah tarif tidak berubah selama dua dekade. Respons masyarakat terhadap rencana kenaikan tarif ini beragam. Sebagian besar penumpang Transjakarta mengaku tidak keberatan tarif dinaikkan menjadi 5.000, asalkan jumlah armada dan kualitas layanan ditingkatkan sehingga waktu tunggu bus tidak terlalu lama.
âKalau menurut aku sih masih wajar, apalagi harganya konsisten sejak tahun 2005. Menurutku harga 5000 masih terjangkau,â kata Yudha, penumpang Transjakarta. Yudha juga menambahkan bahwa sebelum kenaikan tarif, diharapkan Transjakarta meningkatkan kualitas pelayanannya seperti masalah sistem double tap in yang masih sering terjadi. Hal tersebut membuat pengguna layanan harus membayar saldo dua kali khususnya ketika menggunakan Transjakarta non-BRT ke BRT.
Di sisi lain, sebagian pengguna justru khawatir kenaikan tarif akan membebani pelajar dan pekerja bergaji rendah. Rifda, pengguna Transjakarta lain, berpendapat tarif 3.500 saat ini sudah ideal bagi pelajar maupun pekerja, sehingga kenaikan dapat membebani beberapa pihak.
âBagi saya kalau tarif TJ naik jadi 5.000 cukup mempengaruhi pengeluaran sehari-hari, yang sebelumnya ongkos pulang-pergi cukup 7.000 sekarang akan jadi 10.000 per hari,â tutur Rifda. Pemprov akan menampung aspirasi masyarakat sebelum menetapkan besaran tarif baru TransJakarta. Gubernur Pramono Anung menyatakan bahwa keputusan akhir akan disesuaikan dengan kemampuan ekonomi masyarakat.
Transjakarta saat ini melayani lebih dari 800.000 penumpang per hari dengan tarif 3.500. Dengan jumlah pengguna sebanyak itu, pemerintah menyadari setiap perubahan tarif akan berdampak luas, terutama bagi pengguna harian. Pemerintah juga menyoroti beban subsidi yang sangat besar.
Gubernur Pramono menyebut subsidi per tiket Transjakarta kini sudah melebihi 9.000, sehingga keberlanjutan skema subsidi tersebut menjadi perhatian utama. Gubernur menjanjikan pengumuman kenaikan tarif akan disampaikan pada waktu yang tepat. Masyarakat diimbau menunggu informasi resmi.
- Kenaikan Tarif Transjakarta
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Hanya 36 Unit di Indonesia, Royal Enfield Meteor 350 ‘Sundowner Orange’ Resmi Mengaspal
-
Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Menteri Tenaga Kerja
-
Mantan Istri Soekarno, Yurike Sanger Wafat di AS, Kemlu RI Bantu Pemulangan Jenazah ke Indonesia
-
Terungkap Koala di Pulau Kangguru Banyak Lakukan Perkawinan Sedarah
-
Di Kuartal I/2026, Penumpang Pesawat di InJourney Airports Naik 5%
-
Bupati Serang Janjikan Perbaikan Rumah Terkena Puting Beliung
-
Tarif Transjakarta Naik, Tapi, Tingkatkan Pelayanan Juga
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.