PLN Perkuat Transformasi Sumber Daya Manusia untuk Transisi Energi
Rabu, 05 Nov 2025, 15:59 WIBYOGYAKARTA - PT PLN (Persero) menegaskan pentingnya transformasi sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi menuju energi berkelanjutan. Hal ini disampaikan pada forum The 13th Meeting of Heads of ASEAN Power Utilities/Authorities (HAPUA) Working Group 5.
Pertemuan di Yogyakarta, Senin (3/11) tersebut mengusung tema âHuman Capital Mindshift: Aligned People, Strategy, and Growthâ. Melalui forum ini, PLN mendorong penyelarasan strategi dan pengembangan kapasitas manusia demi ketahanan energi kawasan.
HAPUA merupakan wadah kerja sama antarperusahaan utilitas dan otoritas ketenagalistrikan di Asia Tenggara. Working Group 5 menjadi bagian dari rangkaian HAPUA Meetings yang sebelumnya digelar di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Co-Chairman HAPUA Working Group 5, Hjh Izwaliani Hj Zulkarnain, menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam menghadapi transisi energi. Menurut dia, keberhasilan transformasi tidak semata bergantung pada teknologi, tetapi juga kesiapan dan kapasitas manusia.
"Tahun lalu, fokus kami adalah perencanaan dan pengembangan SDM di era transformasi AI (artificial intelligence/kecerdasan buatan)," ujar dia. Sedangkan tahun ini mereka melangkah kepada pergeseran pola pikir manusia.
Izwaliani menekankan transformasi sejati tidak dimulai dari teknologi, tetapi cara berpikir yang berbeda. Menurut dia, teknologi hadir bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan memperkuat kapasitas agar lebih adaptif terhadap perubahan.
Dengan pemanfaatan AI dan digitalisasi, SDM dituntut untuk bijak serta mampu mengarahkan teknologi ke arah yang positif. Menurut Izwaliani, pengembangan SDM kini mencakup pengalaman manusia di tempat kerja, bukan sekadar pelatihan teknis.
"Sementara teknologi memberi kemampuan bergerak lebih cepat, pengalaman memberi alasan untuk maju," ujar dia.
Izwaliani menambahkan ketika orang merasa terhubung secara emosional dan visi, mereka menjadi penggerak transformasi sejati.
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menyatakan dinamika global menuntut SDM tangguh. Karena itu, PLN menempatkan transformasi SDM sebagai bagian dari strategi transformasi perusahaan.
"Setiap talenta PLN diharapkan dapat berkontribusi pada inovasi, ketahanan, dan keberlanjutan perusahaan," ujar dia.
Menurut Yusuf, pihaknya ingin memastikan transformasi bukan hanya menyangkut teknologi dan bisnis, tetapi juga manusianya.
PLN tengah menyiapkan arsitektur pengembangan SDM yang selaras dengan strategi bisnis perusahaan. Upaya tersebut meliputi penerapan standar internasional, program pengembangan berkelanjutan, dan harmonisasi hubungan industrial di seluruh lini.
Hal ini sejalan dengan semangat kolaborasi HAPUA Working Group 5 untuk memperkuat kapasitas SDM sektor energi kawasan.
"Bersama, kita membentuk tenaga kerja adaptif yang siap memimpin masa depan energi berkelanjutan," ujar Yusuf. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Aniwayang Tampil Beda di Museum Nasional, Tradisi Kreatif Lintas Generasi
-
Bupati Tulungangung Hanya Mengeluarkan Dua Kata Saat Jadi Tersangka Bersama Ajudan
-
Bupati Konawe Yusran Akbar Minta ASN Gunakan Sepeda Motor Tiap Senin guna Hemat BBM
-
PLN Percepat Pemulihan Pembangkit & Pasokan Energi Primer
-
Alcaraz Hadapi Sinner di Final Monte Carlo Masters, Duel Krusial Perebutan Ranking Satu Dunia
-
Pemerintah Keluarkan Paket Ekonomi untuk Tekan Harga dan Produk Plastik
-
Kapolri Ungkap Angka Kecelakaan Lalu Lintas Mudik Lebaran 2026 Turun 3,23 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.