Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jawa Jadi Magnet Investasi Nasional, Rp692,5 Triliun Masuk hingga Kuartal III 2025

📅 Rabu, 05 Nov 2025, 20:21 WIB | Oleh:
Jawa Jadi Magnet Investasi Nasional, Rp692,5 Triliun Masuk hingga Kuartal III 2025 Doc: ANTARA/HO-BI Jatim
Ket. Bank Indonesia menyelenggarakan Rapat Koordinasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Wilayah Jawa di Surabaya, Jatim, Selasa (4/11).

SURABAYA - Investasi di wilayah Jawa hingga kuartal III 2025 mencapai Rp692,5 triliun, menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional. Bank Indonesia dan pemerintah memperkuat sektor manufaktur melalui sinergi lintas lembaga, pengembangan SDM, serta percepatan infrastruktur untuk investasi berkualitas dan berdaya saing global.

"Wilayah Jawa memegang peran sentral dalam struktur ekonomi nasional dan penguatan investasi di daerah" kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur, Ibrahim dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Wilayah Jawa di Surabaya, Jatim, Rabu.

Ibrahim mengatakan ekosistem investasi yang kondusif bagi sektor manufaktur, sejalan dengan Astacita Pemerintah terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan industri berkelanjutan.

Ia menekankan sinergi lintas lembaga diharapkan mampu memperkuat investasi sektor manufaktur di wilayah Jawa sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Upaya penguatan investasi ini menjadi bagian dari strategi besar guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih akseleratif, inklusif dan berkelanjutan melalui kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bank Indonesia dan mitra strategis Iain.

Direktur Perencanaan Sumber Daya Alam dan Industri Manufaktur Kementerian Investasi dan Hilirisasi Ratih Purbasari Kania menyebutkan capaian realisasi investasi di wilayah Jawa hingga kuartal III 2025 mencapai Rp692,5 triliun dari atau sebesar 48 persen dari nasional.

Menurut Ratih, capaian tersebut menandakan Jawa masih menjadi magnet utama investasi di Indonesia terutama pada sektor manufaktur pengolahan logam, makanan-minuman, serta kimia dasar.

Ia mengatakan pemerintah berkomitmen memperkuat perencanaan dan fasilitasi proyek strategis agar investasi yang masuk dapat lebih berkualitas dan berdaya saing global.

Sementara itu dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Wilayah Jawa yang diselenggarakan Bank Indonesia, setiap Provinsi di wilayah Jawa menyampaikan perkembangan, tantangan dan peluang dalam upaya penguatan investasi di setiap daerah.

Selain itu, masing-masing provinsi juga menyampaikan berbagai usulan dan masukan perbaikan masalah investasi ke tingkat pusat yang disusul dengan berbagai tanggapan dari K/L terkait.

Seperti Kemenperin, Kemen PU, Bappenas dan OJK menyampaikan strategi dan upaya debottlenecking sejumlah permasalahan investasi yang dihadapi berdasarkan aspek infrastruktur, regulasi dan pembiayaan.

Rapat koordinasi menghasilkan beberapa rekomendasi strategis antara Iain mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung kawasan ekonomi, meningkatkan kualitas SDM industri melalui pelatihan dan sertifikasi serta memperkuat sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung kemudahan berusaha dan optimalisasi sistem pendukung.

Kemudian memperluas akses pembiayaan produktif dengan bunga kompetitif disertai fleksibilitas agunan/collateral serta mendorong perluasan promosi investasi terintegrasi disertai monitoring secara berkala bersama Pemerintah Daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.