Krisis Kemanusiaan Sudan: AS Soroti Pembantaian di El-Fasher, Gencatan Senjata Sedang Dirancang RSF dan Militer

Selasa, 04 Nov 2025, 19:34 WIB

ISTANBUL - Penasihat senior AS untuk urusan Arab dan Afrika, Massad Boulos, mengatakan upaya mencapai gencatan senjata kemanusiaan di Sudan terus berlangsung setelah tentara Sudan dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) paramiliter menyetujui rencana awal secara prinsip.

"Kedua belah pihak telah bersepakat secara prinsip, dan setahu kami belum ada keberatan dari salah satunya. Kami sekarang fokus pada detail-detail kecilnya," kata Boulos dalam pernyataannya pada Senin, seperti dikutip Sudan Tribune.

Ket. Foto: Arsip - Seorang perempuan menggendong seorang anak di kamp pengungsian di El Fasher, Darfur Utara, Sudan, pada 9 Juli 2025. — Sumber: Antara

Ia menjelaskan bahwa inisiatif yang sedang berjalan bertujuan mencapai kesepahaman terhadap gencatan senjata penuh dan tahap berikutnya berdasarkan kerangka yang disepakati oleh Kelompok Empat Internasional di Washington.

Pada 12 September, kelompok empat negara — AS, Mesir, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab  — menyerukan gencatan senjata selama tiga bulan di Sudan untuk memfasilitasi pengiriman bantuan kemanusiaan sebagai langkah menuju gencatan senjata permanen.

Kelompok yang dipimpin AS itu juga mengusulkan proses transisi selama sembilan bulan setelah gencatan senjata awal guna membentuk pemerintahan sipil independen di Sudan.

Menurut Boulos, belum ada negosiasi antara RSF dan tentara Sudan, tetapi komunikasi terpisah yang dipimpin oleh AS membantu proses tersebut.

Ia menggambarkan situasi kemanusiaan di El-Fasher "sangat mendesak dan menyakitkan," serta menegaskan kecaman AS atas kekejaman terhadap warga sipil di ibu kota Negara Bagian Darfur Utara itu.

Pada 26 Oktober, RSF merebut El-Fasher dan melakukan pembantaian terhadap warga sipil, menurut laporan organisasi lokal dan internasional, di tengah kekhawatiran bahwa serangan itu dapat meningkatkan perpecahan di Sudan.

"Perhatian utama kami saat ini adalah segera menangani situasi kemanusiaan, kemudian mencapai perdamaian yang langgeng di Sudan dan menjaga keutuhannya," kata Boulos.

Dalam pernyataannya di platform X pada Selasa, Boulos kembali mengecam "kejahatan mengerikan terhadap warga sipil di El-Fasher" dan menyerukan tindakan segera untuk melindungi warga sipil dan mengakhiri kekerasan di Sudan.

Pernyataan itu disampaikan Boulos setelah bertemu Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit, di mana mereka membahas perkembangan terkini dan tantangan mendesak di kawasan itu.

Sejak 15 April 2023, tentara Sudan dan RSF terlibat perang yang gagal diakhiri melalui mediasi regional dan internasional. Konflik tersebut telah menewaskan ribuan orang dan membuat jutaan lainnya terpaksa mengungsi.

  • konflik sudan
  • gencatan senjata
  • pembantaian di el-fasher
  • rsf
  • krisis kemanusiaan sudan

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.