Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Ganti Pohon Tua dengan Pohon Sesuai Lingkungan Perkotaan

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 15:42 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Ganti Pohon Tua dengan Pohon Sesuai Lingkungan Perkotaan Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakut
Ket. Satgas Penanganan Pohon Tumbang Sudin Tamhut Jakarta Utara melakukan evakuasi pohon tumbang.

Jakarta -- Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta Fajar Sauri mengatakan pohon-pohon tua yang dinilai memiliki risiko tumbang akan diganti dengan pohon baru yang lebih sesuai dengan kondisi lingkungan perkotaan.

"Kriterianya yaitu memiliki akar lebih kuat, tajuk ringan dan tahan terhadap terpaan angin kencang. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama memasuki puncak musim hujan,” ujar Fajar dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu malam.

Meskipun tidak menyebutkan satu jenis pohon spesifik, sejumlah jenis pohon yang direkomendasikan untuk penghijauan perkotaan dalam laman Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta memiliki kriteria serupa (akar kuat, ketahanan terhadap angin, dan cocok sebagai peneduh), meliputi:

1.Ketapang Kencana (Terminalia mantaly)

Kelebihan: Populer di perkotaan, memiliki tajuk yang ringan, daun yang kecil namun teduh karena pertumbuhannya cepat dan perawatannya relatif minim, serta tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem termasuk angin kencang.

2. Pohon Tanjung (Mimusops elengi)

Kelebihan: Dikenal memiliki batang dan ranting yang kokoh, menjadikannya tahan saat angin kencang menerpa. Tangkainya yang panjang memiliki daun lebat dan tajuk padat yang ideal sebagai peneduh, namun tidak mudah rontok.

3. Pohon Angsana (Pterocarpus indicus)

Kelebihan: Memiliki tajuk lebar, namun relatif tahan angin dan jarang mengalami patah cabang serta memiliki kemampuan baik dalam mereduksi polusi udara. Maka pohon itu sering ditanam di sepanjang jalan dan area perkantoran, menurut laman Distamhut DKI.

4. Glodokan Tiang (Polyalthia longifolia)

Kelebihan: Bentuknya menjulang tinggi ke atas menyerupai tiang atau cemara, sehingga memiliki tajuk yang sangat ramping (ringan). Pohon ini cocok untuk pinggir jalan sempit dan relatif tahan terhadap angin kencang karena bentuknya.

Pemilihan jenis pohon yang tepat sangat krusial di wilayah perkotaan di mana pohon tumbang dapat menyebabkan kerugian materi dan korban jiwa.

Kriteria tajuk ringan membantu mengurangi hambatan angin pada pohon, sementara akar tunggang menjadikan pohon menancap jauh ke dalam tanah sehingga tidak mudah tumbang/rubuh.

Sebagai informasi, hingga Oktober 2025, sebanyak 62.161 pohon telah dilakukan penopingan rutin di berbagai titik Ruang Terbuka Hijau (RTH) di lima wilayah kota.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.