Kebun Raya Tua Tunu Pangkalpinang Kirim Sampel Manggis Klabang yang Terancam Punah ke BRIN
Minggu, 02 Nov 2025, 10:22 WIBPANGKALPINANG â Kebun Raya Tua Tunu Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengirim sampel manggis klabang yang terancam punah ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk dilakukan penelitian dan pengembangan.
"Kita bersama mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) sudah mengirimkan sampel manggis langka ini," kata Ketua Tim Kebun Raya Tua Tunu Sugiantoro di Pangkalpinang, Minggu (02/11).
Ia mengatakan pengiriman sampel manggis dengan nama ilmiah garcinia klabang miq ke BRIN untuk memastikan bahwa tanaman endemik Kepulauan Babel yang terancam punah ini betul-betul manggis klabang.
"Saat ini kita menunggu hasil penelitian BRIN untuk mengembangkan dan membudidayakan kembali manggis klabang ini," ujarnya.
Ia menyatakan penemuan tanaman manggis klabang ini berawal dari blusukan Tim Kebun Raya Tua Tunu bersama mahasiswa UBB di Kawasan Kebun Raya Tunu Pangkalpinang untuk mendata dan meneliti tanaman endemik daerah ini.
"Kita tentunya akan membudidayakan tanaman manggis ini jika hasil riset BRIN menyatakan tanaman ini merupakan manggis klabang," katanya.
Menurut dia, manggis klabang di Indonesia sudah hampir punah, karena tidak ada lagi laporan keberadaan tanaman khas Pulau Sumatera ini.
"Alhamdulillah, tanaman ini kita temukan kembali dan tumbuh secara alami di kawasan kebun raya seluas 60,8 hektare ini," katanya.
- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
- Tanaman Manggis Klabang
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
PGN–BRIN Dongkrak Produktivitas Pesisir, Panen Biosalin Jepara Tembus 176 Ton
-
Inovasi BRIN Dorong Energi Hidrogen Bersih
-
65,8 Persen Garis Pantura Jawa Alami Abrasi, Peneliti BRIN Ungkap Penyebabnya!
-
Regulasi Digital UMKM Perlu Diperkuat
-
Wamen PU: Sekolah Rakyat Buka Kesempatan Masyarakat Miskin Bersekolah
-
Manchester City Siap Gelontorkan 1,4 Triliun Rupiah demi Livramento, Guardiola Susun Manuver Agresif
-
Review MacBook Air M5: Laptop Apple yang Makin Ngebut, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.