Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Khofifah Kunjungi Pesantren di Situbondo Pasca-insiden Atap Asrama Ambruk

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 08:19 WIB | Oleh:
Gubernur Khofifah Kunjungi Pesantren di Situbondo Pasca-insiden Atap Asrama Ambruk Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa doa bersama di kediaman Pengasuh Ponpes Slafiyah Syafi'iyah Syekh Abdul Qodir Jailani Situbondo, Jawa Timur. Sabtu (1/11/2025).

SITUBONDO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'yah Syekh Abdul Qodir Jailani Desa Blimbing, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Sabtu, pasca-peristiwa ambruk atap asrama santri putri.

Atap bangunan asrama santri putri pondok pesantren di wilayah barat Situbondo itu ambruk pada Rabu (29/10) dini hari dan mengakibatkan seorang santriwati Putri Hemilia Oktaviantika (13) wafat, sedangkan 18 korban lainnya luka-luka.

Kunjungan Gubernur Khofifah didampingi Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo disambut Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi'yah Syekh Abdul Qodir Jailani Kabupaten Situbondo KH Muhammad Hasan Nailul Ilmi di kediamannya.

Gubernur Khofifah dan Bupati Rio serta pejabat lainnya tampak menggelar doa bersama pasca-insiden runtuhnya atap bangunan asrama santri putri beberapa hari lalu.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Gubernur Khofifah yang telah memberikan santunan kepada keluarga korban, dan menyemangati santri di pesantren kami. Beliau juga mendoakan semoga musibah ini memberikan hikmah bagi pesantren," kata Kiai Hasan Nailul Ilmi.

Sesuai dengan petunjuk Gubernur Khofifah, katanya, mengenai perbaikan bangunan pesantren diserahkan kepada pemerintah daerah setempat.

"Ibu Khofifah menyampaikan terkait perbaikan bangunan pesantren meminta Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo segera memperbaikinya agar santriwati belajar kembali di pesantren," katanya.

Pemerintah Kabupaten Situbondo telah mengalokasikan anggaran dari Biaya Tak Terduga (BTT) untuk perbaikan bangunan asrama santri putri.

Insiden ambruk salah satu atap bangunan asrama putri pesantren itu terjadi pada Rabu (29/10), sekitar pukul 1.00 WIB, saat semua santriwati beristirahat. Setelah hujan disertai angin atap bangunan ambruk menimpa para santriwati yang sedang tidur.

Dari 19 santriwati itu, satu korban meninggal, dua korban menjalani perawatan medis di RSUD Besuki, sedangkan belasan santriwati lainnya mengalami luka ringan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.