Babak Baru Pencurian Louvre: Tersangka Bertambah

Minggu, 02 Nov 2025, 18:33 WIB

PARIS - Jaksa Paris Laure Beccuau pada Sabtu (1/11) mengumumkan bahwa dua tersangka baru telah didakwa sehubungan dengan perampokan Louvre, hampir dua pekan setelah aksi pencurian tersebut.

Kedua tersangka adalah seorang pria berusia 37 tahun dan seorang wanita berusia 38 tahun. Pria tersebut diduga merupakan bagian dari komplotan yang melakukan aksi pencurian itu dan menghadapi tuntutan atas aksi pencurian terorganisasi dan konspirasi kriminal. Sementara itu, si wanita menghadapi tuntutan atas keterlibatan dalam aksi kejahatan tersebut.

Keduanya telah ditahan dan membantah tuduhan itu. Tiga orang lainnya di antara lima orang yang telah ditangkap pada Rabu (29/10) malam waktu setempat telah dibebaskan tanpa dakwaan pada tahap ini, kata kantor kejaksaan Paris.

Keputusan ini menambah jumlah orang yang telah didakwa secara resmi sejak penyelidikan dimulai menjadi empat tersangka. Dua tersangka pertama yang didakwa dalam kasus ini telah mengakui secara parsial keterlibatan mereka.

Barang yang dicuri, yaitu koleksi perhiasan kerajaan senilai 88 juta euro (1 euro = Rp19.334) atau setara 102 juta dolar AS, masih belum ditemukan. Pihak berwenang belum mengesampingkan kemungkinan bahwa perhiasan-perhiasan tersebut mungkin telah dipecah-pecah agar bisa dijual kembali secara ilegal di luar negeri.

"Ada beberapa hipotesis mengenai barang-barang tersebut, termasuk bahwa barang-barang tersebut telah dijual ke luar negeri. Namun, saya tetap yakin kami akan menemukannya," ujar Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez dalam wawancara yang dirilis pada Sabtu oleh surat kabar Le Parisien.

Pada Jumat (31/10), Menteri Kebudayaan Prancis Rachida Dati menyoroti "sikap menyepelekan yang bersifat struktural dan kronis terhadap risiko penyusupan dan pencurian" di Louvre selama lebih dari 20 tahun. Dia mengumumkan rencana darurat untuk memperkuat keamanan sebelum akhir tahun, termasuk pemasangan penghalang antipenyusupan baru dan penyempurnaan sistem alarm serta pengawasan video.

Direktur museum itu, Laurence des Cars, mengajukan pengunduran diri setelah perampokan Louvre, tetapi pengajuannya ditolak. Ant/Xinhua

Ket. Foto: — Sumber: AFP

  • emmanuel macron
  • museum louvre

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.