Ada Kuliner Lawas Sego Sadukan dan Nasi Osek di Tugu Pahlawan Surabaya
Minggu, 02 Nov 2025, 15:30 WIBSURABAYA - Menjelang Hari Pahlawan pada 10 November, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka rangkaian Surabaya Heroic Days 2025 dengan gebrakan unik berupa Tjangkroekan Djoeang. Digelar di Halaman Tugu Pahlawan pada 31 Oktober-1 November 2025, event ini berkonsep obrolan santai atau nongkrong khas Suroboyo, mengajak warga bernostalgia dalam suasana tempo doeloe yang kental.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah, menjelaskan bahwa Tjangkroekan Djoeang mengusung konsep obrolan santai ala warga Suroboyo. Bedanya, nuansa jadulnya dihidupkan kembali melalui berbagai elemen, mulai dari setting lesehan atau meja hingga hadirnya Pasar UMKM tempo doeloe.
Di sinilah daya tarik utamanya, pengunjung diajak menikmati malam yang syahdu sambil menyantap kuliner khas Surabaya yang terkurasi. Tjangkroekan Djoeang menyajikan menu legendaris seperti Nasi Osek, Sego Sadukan, Rangin, dan Arumanis.
âKonsepnya adalah nongkrong santai yang terbuka untuk umum, dimeriahkan dengan hadirnya Pasar UMKM Tempo Doeloe dan tampilan seni, kami mengajak warga menikmati malam dengan suasana tempo doeloe," ujar Hidayat Syah, Sabtu (1/11).
Sambil menyeruput kopi dan menikmati jajanan, masyarakat dapat menyaksikan tampilan seni, menciptakan pengalaman nongkrong yang membawa mundur waktu ke era perjuangan.Â
âDengan tiket masuk yang sangat terjangkau, hanya 5.000 rupiah, acara ini tidak hanya berfungsi sebagai medium transformasi nilai-nilai kepahlawanan, tetapi juga secara langsung berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menggerakkan ekonomi UMKM lokal,â terangnya.
Langkah Pemkot Surabaya menggelar Tjangkroekan Djoeang memberikan dampak positif signifikan bagi sektor pariwisata. Dengan dimulainya rangkaian acara sejak akhir Oktober, kegiatan ini berhasil mendorong tamu, termasuk komunitas Reenactor dan wisatawan, untuk memperpanjang masa tinggal di Surabaya sebelum Parade Surabaya Juang, sekaligus meningkatkan potensi perputaran ekonomi di Kota Pahlawan.
âTjangkroekan Djoeang menjadi pembuka yang manis dan personal, membuktikan bahwa semangat kepahlawanan bisa diwariskan tidak hanya melalui teatrikal heroik, tetapi juga melalui obrolan hangat, santapan lezat, dan nostalgia di bawah langit malam Tugu Pahlawan,â ungkapnya.
Sebagai informasi, rangkaian Heroic Days 2025 akan berlanjut dengan acara monumental lainnya, seperti Parade Surabaya Juang 2025 pada 2 November, dan bagi penggemar musik, akan ada HerockMob yang menampilkan performa rock seniman-seniman lokal pada 8 November 2025, di Plaza Internasio Kota Lama Surabaya.Â
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Hari Pahlawan Nasional Jatuh Pada 10 November 2025, Apakah Menjadi Libur Nasional? Ini Penjelasannya
-
Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak Gelar Tes Urine
-
Indonesia Miliki Potensi Melimpah Sekitar 40 Persen Panas Bumi Dunia, Kementerian ESDM Godok Revisi PP tentang Pengembangannya
-
Nova Panggil 32 Pemain U-17 untuk TC Piala Dunia
-
Ungkap Praktik Curang Mafia Beras, Mentan Amran Tak Gentar Diintimidasi
-
AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Iran, Targetkan Perdagangan Minyak
-
Sejarah Hari Pahlawan Nasional: Dari Pertempuran Surabaya Hingga Simbol Semangat Kebangsaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.