Agar Tidak Lagi Bergantung pada Rentenir, Menteri PKP Tekankan Pentingnya Skema Pembiayaan yang Memberdayakan
Jumat, 31 Okt 2025, 07:46 WIBJAKARTA â Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengatakan pentingnya skema pembiayaan yang memberdayakan masyarakat agar tidak lagi bergantung pada rentenir.
âPermodalan Nasional Madani (PNM) dan Sarana Multigriya Finansial (SMF) memberikan harapan baru supaya ibu-ibu tidak lagi meminjam uang kepada rentenir karena bunganya sangat mencekik. Saya menyaksikan sendiri bagaimana keduanya menjadi solusi nyata bagi rakyat kecil,â ujar Maruarar dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (31/10).
Dia menyebut lembaga seperti SMF dan PNM memiliki peran penting dalam membuka akses pembiayaan yang sehat bagi masyarakat kecil.
Maruarar juga mengapresiasi dukungan bank yang membantu memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak melalui program KUR Perumahan dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Sebagai informasi, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berkomitmen untuk memperkuat program pembiayaan mikro perumahan sebagai upaya penyediaan hunian layak, sehat, dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choiroel mengatakan pemerintah menyediakan berbagai fasilitas mulai dari Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), subsidi, hingga pembiayaan mikro melalui PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) untuk renovasi rumah.
Ia menambahkan, sosialisasi terhadap program yang sudah dicanangkan pemerintah masih perlu diperluas agar masyarakat lebih memahami berbagai kemudahan yang ditawarkan pemerintah.
- Menteri PKP Maruarar Sirait
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Intervensi Darurat, IEA Perintahkan Pelepasan Cadangan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah untuk Redam Dampak Perang Iran
-
Vietnam juara Piala AFF U-17
-
Tujuh Calon Haji Cadangan dari Ponorogo Berangkat ke Tanah Suci
-
OJK PerIngatkan Penipuan Digital yang Kian Marak
-
Remaja yang Hanyut di Sungai Pangkal Titi Sumut Dievakuasi Tim SAR Gabungan
-
Proyek Rusun di Kramat Raya, Maruarar Siapkan Dua Skema Pengembangan
-
Imigrasi Periksa 230 Guru Asing Sekolah Internasional di PIK
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.