Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian ESDM Bidik Pegunungan Arfak Capai 100% Energi Terbarukan

📅 Rabu, 29 Okt 2025, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementerian ESDM Bidik Pegunungan Arfak Capai 100% Energi Terbarukan Doc: Antara
Ket. Direktur Jenderal EBT dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan PLMTH Anggi II di Pegunungan Arfak, Papua Barat, Rabu (29/10).

Pegunungan Arfak - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang 100 persen kebutuhan listriknya dipasok dari energi baru terbarukan (EBT).

Upaya tersebut ditempuh melalui pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Anggi I berkapasitas 150 kW, dan dilanjutkan dengan pembangunan PLTMH Anggi II berkapasitas 500 kW.

"Hari ini kami lakukan peletakan batu pertama pembangunan PLTMH Anggi II. Ini proyek multiyears," kata Direktur Jenderal EBT dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi di Anggi, Pegunungan Arfak, Rabu (29/10).

Menurut dia, penambahan kapasitas PLTMH Anggi II bertujuan memperkuat sistem kelistrikan berbasis EBT, setelah PLTMH Anggi I yang memanfaatkan daerah aliran sungai Enggimun beroperasi sejak Maret 2023.

Pembangunan PLTMH Anggi II merupakan wujud optimalisasi suplai listrik ramah lingkungan yang akan diintegrasikan dengan sistem kelistrikan sebelumnya menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD).

"Proyek ini juga merupakan bagian dari program dedieselisasi untuk mengurangi pemakaian BBM (bahan bakar minyak) pada PLTD di Pegunungan Arfak," ujar Eniya.

Sebelum adanya PLTMH, kata dia, masyarakat di Pegunungan Arfak menggunakan aliran listrik PT PLN yang bersumber dari PTLD sehingga suplai energi listrik sangat bergantung terhadap ketersediaan BBM jenis solar.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan PLN agar pembangunan jaringan transmisi dan integrasi sistem kelistrikan segera diselesaikan, supaya pasokan listrik dari PLTMH dapat menjangkau sejumlah distrik atau kecamatan.

"Nanti sepuluh distrik di Pegunungan Arfak bisa nikmati listrik EBT 24 jam. Tentu, ini realisasinya bertahap setelah pembangunan PLTMH Anggi II rampung," ujarnya.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat Diksi Erfani Umar menyebut, pengoperasian PLTMH Anggi I menghemat biaya penyediaan BBM kurang lebih Rp6,7 miliar per tahun.

Pembangkit ini direncanakan terintegrasi dengan sistem kelistrikan Pegunungan Arfak yang mencakup jaringan Sururey, Demaisi, Taige, Catubouw, Menyambouw, Hink, dan Anggi Gida.

"Sementara lima distrik lainnya menyusul dalam waktu dekat. Total panjang jaringan proyek integrasi sistem kelistrikan mencapai 37 kilometer," ujarnya.

Bupati Pegunungan Arfak Dominggus Saiba mengapresiasi upaya Kementerian ESDM dan PT PLN yang telah menyediakan akses listrik ramah lingkungan secara merata bagi masyarakat di kabupaten tersebut.

Kebutuhan akan listrik tidak hanya sebagai penerangan tetapi mendukung pengembangan aktivitas ekonomi kreatif, penunjang kegiatan belajar mengajar, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.