Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Ungkap Taman Bendera Pusaka akan Jadi Ikon Baru Jakarta

📅 Senin, 27 Okt 2025, 14:15 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Ungkap Taman Bendera Pusaka akan Jadi Ikon Baru Jakarta Doc: Nugroho Sejati

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berkomitmen memperluas ruang terbuka hijau (RTH) dan memperkuat ketahanan lingkungan perkotaan.

Melalui Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (CKTRP) bersama Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut), Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan revitalisasi kawasan Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dengan menghadirkan Taman Bendera Pusaka sebagai kawasan RTH terpadu hasil penggabungan Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Leuser.

Kawasan seluas sekitar 5,5 hektare ini dirancang tidak hanya sebagai ruang hijau yang mempercantik kota, tetapi juga sebagai bagian dari sistem ekologis yang penting bagi pengendalian banjir, pengelolaan air limbah, serta peningkatan kualitas udara, dan sosial masyarakat.

Kepala Dinas CKTRP DKI Jakarta, Vera Refina Sari mengatakan, pembangunan Taman Bendera Pusaka merupakan upaya dalam menghadirkan ruang publik yang lebih inklusif, sehat, dan berkelanjutan.

"Proyek ini bukan sekadar renovasi taman, tetapi sebuah kelahiran kembali (rebirth) kawasan Barito menjadi ruang publik yang lebih hidup, multifungsi, dan ramah lingkungan," ujar dia, Senin (27/10).

Vera menjelaskan, taman ini akan menjadi ikon baru RTH di Jakarta Selatan yang mengintegrasikan fungsi ekologis, sosial, dan budaya. Selain memperindah lanskap kota, taman ini juga dirancang untuk mengelola tata air kawasan, membantu pengendalian banjir, dan meningkatkan interaksi sosial warga.

Revitalisasi kawasan ini merupakan langkah strategis untuk menanggulangi genangan air yang kerap terjadi di sekitar Barito dan Taman ASEAN (Blok M).

"Di kawasan itu sering terjadi banjir saat hujan deras. Untuk itu, manfaat utama dari Taman Bendera Pusaka adalah sebagai sistem pengendalian banjir terpadu yang ramah lingkungan," tutur dia.

Vera menambahkan, taman ini akan dilengkapi sistem pengaturan air, sungai buatan, dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang mampu menampung serta memurnikan limpasan air hujan sebelum dialirkan ke saluran umum. Melalui sistem ini, air yang mengalir di taman akan tetap jernih dan tidak mencemari lingkungan sekitar.

Selain fungsi ekologis, lanjut Vera, taman ini juga menghadirkan fasilitas olahraga dan rekreasi seperti jogging track sepanjang 1,2 kilometer, lapangan bulu tangkis, lapangan tenis, dan area permainan anak, sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat dari berbagai kalangan.

"Kawasan ini juga mudah diakses karena berada di jantung kota dan berdekatan dengan kawasan Transit Oriented Development (TOD) Blok M, termasuk Stasiun MRT Blok M dan Halte TransJakarta Blok M. Sehingga, akan memudahkan warga dari mana saja untuk datang menggunakan transportasi umum," ucap dia.

Ia menegaskan, revitalisasi ini sepenuhnya dilakukan untuk kepentingan publik, tanpa mengubah status kepemilikan lahan yang tetap menjadi milik daerah. Proyek ini juga memperhatikan nilai sejarah dan budaya kawasan Kebayoran Baru yang termasuk dalam kawasan pelestarian Cagar Budaya.

"Pembangunan Taman Bendera Pusaka ditargetkan rampung pada akhir 2025. Setelah proyek ini selesai, Pemprov DKI berencana melanjutkan pengembangan serupa di taman-taman lainnya di Jakarta," pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.