• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Vaksin mRNA Berpotensi unt...

Vaksin mRNA Berpotensi untuk Obati Stadium Lanjut

Kamis, 23 Okt 2025, 07:41 WIB

IMUNOTERAPI kanker mRNA investigasi ini ditargetkan untuk pasien kanker paru-paru, melanoma, dan tumor padat lainnya menunjukkan hasil yang menggembirakan. Sembilan belas pasien dengan kanker stadium lanjut yang menerima antara satu dan sembilan dosis imunoterapi menciptakan respons imun terhadap kanker.

Data sementara dari tahap eskalasi dosis Fase I imunoterapi kanker mRNA (mRNA-4359) menunjukkan hasil yang menjanjikan pada pasien dengan kanker padat stadium lanjut. Terapi ini  ditargetkan untuk pasien kanker paru-paru, melanoma, dan tumor padat lainnya.

Ket. Foto: Petugas menguji prosedur produksi mRNA untuk vaksin Covid-19 di fasilitas produksi baru perusahaan Jerman BioNTech di Marburg, Jerman. — Sumber: Thomas Lohnes/AFP

Sembilan belas pasien dengan kanker stadium lanjut menerima antara satu dan sembilan dosis imunoterapi. Para ilmuwan telah menemukan bahwa imunoterapi menciptakan respons imun terhadap kanker dan ditoleransi dengan baik, dengan efek samping termasuk kelelahan, nyeri di tempat suntikan, dan demam.

Imunoterapi mRNA hanyalah salah satu dari banyak vaksin kanker yang memasuki uji klinis di seluruh dunia. Terapi ini bekerja dengan menghadirkan penanda umum tumor ke sistem imun pasien, melatih mereka untuk mengenali dan melawan sel kanker yang mengekspresikannya, dan berpotensi menghilangkan sel yang dapat menekan sistem imun.

Uji coba Fase I yang dilakukan pada 2024 lalu dirancang untuk menguji keamanan dan tolerabilitas imunoterapi, dan tujuan sekunder dan tersiernya adalah untuk menilai respons radiografi dan imunologis. Delapan dari enam belas pasien yang responsnya dapat dievaluasi mampu menunjukkan bahwa ukuran tumor mereka tidak membesar dan tidak ada tumor baru yang muncul.

Data juga menunjukkan bahwa imunoterapi mRNA dapat mengaktifkan sistem imun pada banyak pasien, menghasilkan sel-sel imun dalam darah yang dapat mengenali dua protein yang dimaksud (PD-L1 dan IDO1).

Para peneliti berhasil menunjukkan pada beberapa pasien bahwa imunoterapi dapat meningkatkan kadar sel imun penting yang dapat membunuh sel kanker serta menurunkan kadar sel imun lain yang dapat mencegah sistem imun melawan kanker.

“Hasil penelitian ini harus disikapi dengan hati-hati,” kata penulis penelitian. Hal ini karena ukuran sampelnya kecil dan tujuan utama penelitian ini adalah untuk menguji keamanan dan menentukan dosis optimal imunoterapi.

Namun, hasil awal yang menjanjikan ini mendukung penelitian lebih lanjut tentang mRNA-4359. Uji coba ini terus merekrut pasien dengan melanoma dan kanker paru-paru yang dikombinasikan dengan obat imunoterapi pembrolizumab untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang keamanan dan efikasi terapi tersebut.

Kepala Peneliti Inggris untuk uji coba ini, Dr. Debashis Sarker, seorang Pembaca Klinis di bidang Onkologi Eksperimental di King’s College London dan konsultan onkologi medis di Guy’s and St Thomas’ NHS Foundation Trust, mengatakan: “Studi yang mengevaluasi imunoterapi kanker mRNA ini merupakan langkah awal yang penting dalam upaya mengembangkan pengobatan baru bagi pasien dengan kanker stadium lanjut. hay

Redaktur: Haryo Brono

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.