- Home
-
- Luar Negeri
-
- Pilot Misionaris AS Diculi...
Pilot Misionaris AS Diculik di Ibu Kota Niger
Kamis, 23 Okt 2025, 05:52 WIBNIAMEY - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada Rabu (22/10) mengatakan, seorang misionaris asal AS yang bekerja untuk sebuah organisasi Kristen evangelis telah diculik di ibu kota Niger, Niamey, penculikan terbaru terhadap warga negara asing di negara itu.
Departemen Luar Negeri AS mengonfirmasi kedutaan besarnya di Niamey melakukan apa pun yang dapat dilakukannya untuk menjamin pembebasan pria tersebut dengan selamat.
Dilansir Al Jazeera, korban, seorang pria berusia 50-an, ditangkap pada Selasa malam dan "sudah dalam perjalanan menuju perbatasan dengan Mali", kata seorang sumber diplomatik kepada AFP.
Kantor berita Reuters, mengutip diplomat lain yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan pria itu adalah seorang pilot untuk organisasi penginjilan Serving in Mission (SIM).
SIM menggambarkan dirinya di situs webnya sebagai âkeluarga misi global yang beranggotakan lebih dari 4.000 orang, yang melayani di lebih dari 70 negaraâ, yang fokusnya adalah âmembawa Injil ke tempat-tempat yang tidak ada, atau sangat sedikit, orang Kristenâ.
Diplomat tersebut mengatakan korban diculik oleh tiga pria tak dikenal di kawasan Plateau, Niamey, saat ia sedang menuju bandara. Kelompok tersebut kemudian menuju wilayah Tillaberi di Niger bagian barat, tempat para pejuang bersenjata yang terkait dengan ISIS dan al-Qaeda diketahui beroperasi.
Dalam sebuah unggahan di X, Wamaps, sebuah kolektif jurnalis di Afrika Barat, mengatakan bahwa pria yang diculik tersebut telah bekerja di Niger sejak 2010, dan diculik hanya beberapa jalan dari istana presiden di Niamey tengah. Mereka juga menyatakan belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas penculikan tersebut atau meminta tebusan.
Serangkaian penculikan
Penculikan ini merupakan yang terbaru dari serangkaian penculikan tahun ini di Niger, negara yang telah memerangi kelompok bersenjata yang terkait dengan al-Qaeda dan ISIS selama bertahun-tahun. Ancaman keamanan meningkat setelah militer menggulingkan pemerintahan yang dipilih secara demokratis pada Juli 2023 .
Pada bulan April, Claudia Abbt, seorang perempuan Swiss berusia 67 tahun, diculik di kota Agadez di utara , tiga bulan setelah penculikan Eva Gretzmacher, 73 tahun, seorang warga Austria, di kota yang sama. Keduanya belum dibebaskan.
ISIL dianggap bertanggung jawab atas penculikan tersebut, yang dilakukan oleh kelompok kriminal lokal atas namanya, AFP melaporkan, mengutip pengamat kelompok bersenjata di wilayah tersebut.
Menurut Wamaps, penculikan warga negara asing lainnya tahun ini mencakup empat pengemudi truk Maroko pada bulan Januari, dua pekerja perusahaan minyak China pada bulan Februari, dan lima teknisi perusahaan listrik India pada bulan April.
Niger adalah salah satu dari beberapa negara Afrika Barat yang berjuang melawan konflik bersenjata yang telah menyebar dari Mali dan Burkina Faso selama 12 tahun terakhir, menewaskan ribuan orang dan mengungsikan jutaan orang.
Setelah kudeta militer Niger tahun 2023, pasukan AS dan Prancis yang terlibat dalam perang melawan kekerasan bersenjata di wilayah tersebut diusir dari Niger, karena negara itu beralih ke tentara bayaran Rusia dalam upaya menjaga stabilitas.
Pada bulan Mei, Jenderal Michael Langley, mantan kepala Komando Afrika AS, mengatakan bahwa penarikan pasukan tersebut telah menghilangkan âkemampuan militer AS untuk memantau kelompok-kelompok teroris ini secara ketat, tetapi (kami) terus berhubungan dengan mitra untuk memberikan dukungan apa pun yang kami bisaâ.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Dari Sampah Menjadi Listrik, Program WtE Dorong Energi Terbarukan
-
10 Film Horor Indonesia Terseram di Netflix, Siap Uji Nyali dari Rumah
-
Tiga Kejahatan Menonjol di Jabodetabek: Penculikan Anak di Pasar Rebo, Pengeroyokan di Cikarang, dan Pencurian 8 Motor Baru di Parkiran Bank
-
Putin: Russia Siap Pasok Minyak dan Gas ke Eropa Jika Diminta
-
Jurnalis Amerika Shelly Kittleson Diculik Kelompok Bersenjata di Tengah KeramaianIrak
-
Kaltim Ngebut Hadirkan Listrik Surya untuk Desa Terpencil
-
Dari Modus Sadis Penculikan hingga Pemerasan Kripto, Dua Pegawai Imigrasi Bali Terseret Skandal Kejahatan Internasional Mafia Rusia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.