Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Papua Minta Warga Bijak Sikapi Polemik Pembakaran Cenderawasih

📅 Kamis, 23 Okt 2025, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Papua Minta Warga Bijak Sikapi Polemik Pembakaran Cenderawasih Doc: ANTARA
Ket. Asisten bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Papua, Yohanes Walilo.

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua meminta masyarakat agar bijak dan tidak terprovokasi menanggapi polemik pembakaran aksesoris burung cenderawasih oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) yang dilakukan sebagai upaya penegakan hukum terhadap satwa dilindungi.

Asisten bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Papua, Yohanes Walilo, di Jayapura, Kamis (23/10), mengatakan peristiwa pembakaran tersebut memang menimbulkan reaksi publik karena burung cenderawasih memiliki nilai simbolik dan budaya yang tinggi bagi masyarakat Papua.

"Namun, kami menegaskan bahwa tindakan BBKSDA dilakukan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) dalam penanganan barang bukti pelanggaran konservasi," katanya.

Menurut Yohanes, burung cenderawasih adalah simbol kehormatan masyarakat Papua, sehingga pihaknya sangat memahami adanya kekecewaan.

"Namun kami berharap masyarakat tidak terprovokasi dan menyikapi peristiwa ini secara arif,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan BBKSDA untuk memastikan agar ke depan, penanganan barang bukti satwa dilindungi dapat dilakukan dengan mempertimbangkan nilai-nilai adat dan kultural masyarakat.

"Apa yang terjadi ini merupakan pembelajaran penting bagi semua pihak agar penegakan hukum di bidang konservasi dilakukan dengan tetap menghormati kearifan lokal," katanya.

Dia menambahkan pemerintah tetap berkomitmen melindungi burung cenderawasih sebagai satwa khas Papua.

"Mari bersama menjaga dan melindungi satwa endemik Papua dengan tidak memperjualbelikan atau memanfaatkannya untuk kepentingan ekonomi," ujarnya.

Sebelumnya, BBKSDA Papua telah memusnahkan sebanyak 54 opset dan mahkota burung Cenderawasih pada Senin (20/10).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.