McLaren Tetap Kendalikan Perebutan Gelar F1, Meski Verstappen Bangkit di Austin

Kamis, 23 Okt 2025, 07:24 WIB

AUSTIN, TEXAS - Bos McLaren Andrea Stella menegaskan bahwa gelar juara dunia Formula 1 2025 masih berada di tangan timnya, kendati Max Verstappen kembali menunjukkan dominasinya di Grand Prix Amerika Serikat.

McLaren kini sudah mengunci gelar konstruktor untuk musim kedua beruntun, sementara Oscar Piastri masih memimpin klasemen pembalap dengan keunggulan 14 poin atas rekan setimnya, Lando Norris. Ini menjadi peluang besar bagi tim asal Woking untuk meraih gelar ganda (konstruktor dan pembalap) pertama mereka sejak era Mika Hakkinen pada tahun 1998.

Ket. Foto: Bos McLaren, Andrea Stella — Sumber: AFP

Namun, kebangkitan Verstappen kembali menambah tekanan. Juara dunia empat kali beruntun itu kini hanya tertinggal 40 poin setelah memangkas selisih dari 104 poin pada akhir Agustus, berkat tiga kemenangan dalam empat balapan terakhir.

Meski Verstappen menang di Austin, Stella menganggap performa timnya tetap solid dan kompetitif. “Secara tren, balapan hari ini justru meyakinkan,” ujar Stella seusai lomba. “Tanpa duel panjang dengan Charles (Leclerc), saya yakin Lando punya kecepatan untuk menang. Secara performa, kami masih di posisi yang tepat untuk bersaing merebut kemenangan.”

Norris yang start dari barisan depan sempat kehilangan posisi dari Leclerc di tikungan pertama, tetapi berhasil merebut kembali tempatnya setelah duel sengit. Sementara itu, Sprint Race pada hari Sabtu justru menjadi antiklimaks setelah Norris dan Piastri bertabrakan dan gagal finis,kehilangan data penting yang seharusnya digunakan untuk strategi balapan utama.

Stella mengakui bahwa Verstappen tetap menjadi ancaman besar. “Tak ada rahasia. Jika Max punya mobil untuk menang, ia selalu menjadi kandidat serius,” katanya. “Namun itu tak mengubah fokus kami. Kami hanya harus terus mengeksekusi akhir pekan dengan sempurna dan memaksimalkan potensi mobil kami.”

Dengan lima seri tersisa, termasuk dua Sprint Race, Stella menegaskan bahwa nasib gelar juara dunia sepenuhnya masih dalam kendali McLaren.

“Gelar ini ada di tangan kami sendiri, bukan di tangan orang lain,” tegasnya. “Itulah mentalitas yang kami pegang,fokus, disiplin, dan percaya diri.”

McLaren terakhir kali naik podium tertinggi lewat kemenangan Piastri di GP Belanda (31 Agustus). Namun Stella yakin momentum positif akan kembali di beberapa trek berikutnya.

“Masih ada lima balapan dan dua Sprint, dan kami punya sirkuit yang cocok dengan karakter mobil kami,” ujarnya. “Kami tahu masih ada potensi yang belum sepenuhnya kami keluarkan.”

Putaran ke-20 musim ini akan berlangsung akhir pekan ini di Meksiko City, dilanjutkan dengan seri di Brasil, Las Vegas, Qatar, dan Abu Dhabi. Stella memastikan McLaren tak akan membawa upgrade baru di sisa musim.

“Kami tidak akan menambahkan komponen atau pembaruan besar. Sekarang fokus kami sudah beralih ke pengembangan mobil 2026,” ungkapnya.

Meski Verstappen kian mendekat, McLaren menolak panik. Dengan stabilitas dua pembalap muda dan strategi matang, tim oranye papaya ini masih punya segalanya untuk mengakhiri dominasi Red Bull, dan mengembalikan kejayaan lama mereka di puncakFormula 1.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.