Kemenekraf Dorong Kolaborasi Hexahelix demi Majukan Ekraf Indonesia

Rabu, 22 Okt 2025, 15:47 WIB

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menekanan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat fondasi ekonomi kreatif nasional. Menteri Ekraf Teuku Riefky menilai pendekatan hexahelix menjadi kunci agar potensi besar sektor ini dapat benar-benar dioptimalkan.

“Dalam membangun ekonomi kreatif Indonesia, kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita perlu berkolaborasi dengan semua pihak, mulai dari akademisi, asosiasi, pelaku bisnis, hingga media,” kata Teuku Riefky Harsya dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (22/10).

Ket. Foto: Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya — Sumber: Humas Kemenekraf

Menurut Riefky, kerja sama lintas sektor membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha mikro dan kreator muda untuk naik kelas. Pemerintah menargetkan kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB nasional terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.

“Kita punya talenta luar biasa. Tugas kita adalah memastikan mereka punya ekosistem yang sehat, kolaboratif, dan berdaya saing global,” ujar dia.

Lebih lanjut, Riefky menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi wadah nyata bagi terciptanya inovasi dan adaptasi industri terhadap kemajuan teknologi. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka jalan bagi penciptaan talenta baru hingga perluasan akses pasar di dalam dan luar negeri.

“Kolaborasi ini diharapkan melahirkan inovasi baru dan model bisnis kreatif yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penandatanganan kesepahaman ini menjadi pembuka ruang kolaborasi untuk penciptaan talenta baru, promosi produk kreatif, serta perluasan akses pasar,” ucap Riefky.

Sementara itu, Direktur PT Mustika Ratu, Bingar Egidius, menyampaikan kolaborasi strategis dengan Kementerian Ekraf menjadi komitmen perusahaannya. Khususnya, dalam memperkuat peran perempuan dalam industri kreatif serta mendorong daya saing produk kreatif untuk menembus pasar global.

“Melalui sinergi dengan Kementerian Ekraf dan Yayasan Puteri Indonesia, kami ingin memperluas peluang promosi produk ekonomi kreatif Indonesia ke pasar global. Sekaligus, untuk mendorong ekspor serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat inovasi kecantikan dan kesehatan berbasis budaya,” kata dia.

Disisi lain, Vice President Prambors Radio, Ilham Ramdana, mengapresiasi atas inisiasi kerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif. Ia menekankan bahwa kolaborasi ini akan difokuskan untuk memberikan manfaat nyata bagi generasi muda.

“Pesan dari Pak Menteri, kolaborasi ini harus bisa memberikan manfaat langsung bagi anak muda. Karena itu, langkah pertama yang akan kami lakukan bersama Kementerian Ekraf adalah mengadakan lomba siaran antar radio kampus,” ucap Ilham. ils/I-1

  • Kemenekraf
  • Menparekraf Teuku Riefky Harsya

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.