Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertanian Perkotaan Jadi Fokus Baru Pengembangan di Kepulauan Seribu

📅 Senin, 20 Okt 2025, 19:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertanian Perkotaan Jadi Fokus Baru Pengembangan di Kepulauan Seribu Doc: Antara
Ket. Kelompok Wanita Tani (KWT) Hijau Daun di Pulau Kelapa memanen sayur kangkung melalui sistem pertanian sederhana yang dilakukan di lahan terbatas di Jakarta, Senin (20/10).

Jakarta - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, mengembangkan sistem pertanian perkotaan (urban farming) yang memanfaatkan lahan terbatas untuk ditanami beragam tanaman pangan.

“Kami terus mendorong agar setiap pulau mandiri dalam mengembangkan pertanian sederhana, seperti hidroponik dan sayur konsumsi cepat panen,” kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (KPKP) Kepulauan Seribu, Nurliati di Jakarta, Senin (20/10).

Ia mengatakan, langkah ini juga sebagai upaya dalam menjaga ketahanan pangan lokal.

Pihaknya hari ini mendampingi Kelompok Wanita Tani (KWT) Hijau Daun di Pulau Kelapa Dua memanen 21 kilogram (kg) sayur kangkung di lahan terbatas yang dimanfaatkan untuk bertani.

“Hasil panen ini merupakan bukti nyata keberhasilan program pemberdayaan masyarakat melalui 'urban farming' di wilayah kepulauan,” kata dia.

Pihaknya juga melakukan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil panen, tetapi juga pada peningkatan keterampilan perempuan di bidang pertanian dan pengelolaan ekonomi keluarga.

Suku Dinas (Sudin) KPKP akan terus melakukan pendampingan dan memberikan pelatihan kepada kelompok tani wanita agar hasil pertanian di wilayah kepulauan semakin meningkat baik dari segi kualitas maupun keberlanjutan.

Ketua KWT Hijau Daun, Rosda mengatakan, sebagian hasil panen dijual untuk menambah kas kelompok dan sebagian lagi dibagikan kepada warga sekitar sebagai bentuk kebersamaan.

Dia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi kelompok wanita lainnya di Kepulauan Seribu untuk memanfaatkan lahan terbatas secara produktif.

"Dengan menanam sayur di pekarangan, kami bisa membantu kebutuhan rumah tangga sekaligus menjaga lingkungan tetap hijau," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Luar Negeri
Lansia Kuasai Populasi Jepa...

Mobil Ugal-ugalan Sasak Deretan Sepeda Motor di Kembangan

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Mobil Ugal-ugalan Sasak Der...
Daerah
ITS Kembangkan AI untuk Det...
Megapolitan
Pemkab Bekasi Perbanyak PJU...
Advertisement
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.