Awas! Potong Sapi Betina Produktif, Pemprov Sumsel Ancam Pidana

Senin, 20 Okt 2025, 19:49 WIB

PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengingatkan ancaman pidana untuk para peternak dan pelaku usaha pemotongan hewan di wilayah itu agar tidak melakukan pemotongan terhadap sapi betina yang masih produktif.

Pejabat Otoritas Veteriner Sumsel di Palembang, Senin (20/1)0, mengatakan pemotongan indukan sapi betina produktif merupakan pelanggaran terhadap Undang-undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, dengan ancaman, yaitu hukuman penjara antara satu hingga tiga tahun serta denda paling banyak 300 juta rupiah.

Ket. Foto: Blembo sapi kurban Presiden RI Prabowo Subianto untuk masyarakat Palembang. — Sumber: ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri

Sapi betina produktif memiliki peran vital dalam menjaga populasi sapi nasional. Seekor indukan dapat melahirkan satu ekor anak sapi setiap tahun, sehingga keberadaannya penting dalam menjaga rantai produksi daging dalam negeri.

"Jika seribu ekor betina produktif dipotong, berarti kita kehilangan potensi kelahiran hingga lima ribu ekor sapi dalam lima tahun ke depan. Ini merupakan kerugian yang tidak langsung terlihat, tetapi sangat berdampak pada ketahanan pangan nasional," katanya.

Menurutnya, banyak peternak memilih menjual indukan betina karena harganya lebih rendah dibandingkan sapi potong jantan. Namun, keputusan tersebut sering kali dilatarbelakangi oleh tekanan ekonomi seperti mahalnya harga pakan, keterbatasan lahan, dan minimnya dukungan pembibitan.

"Peternak dan jagal sering bukan pelaku utama, tetapi justru terdorong oleh sistem yang belum berpihak. Ini menunjukkan perlunya pembenahan tata kelola peternakan dari hulu," jelasnya.

Oleh sebab itu, pihaknya mengajak pemerintah daerah untuk membuka lahan penggembalaan umum yang dapat menekan biaya pakan, mendukung proses perkawinan alami, sekaligus menjadi pusat pelayanan kesehatan hewan.

Kemudian, memperkuat balai pembibitan ternak unggul sebagai penyedia bibit sapi lokal berkualitas dengan dukungan teknologi inseminasi buatan dan seleksi genetik.

“Upaya ini perlu ditunjang dengan pemberian insentif kepada peternak pembibit agar mereka tetap fokus pada pengembangan populasi ternak jangka panjang,” ujarnya.

Jafrizal mengatakan larangan pemotongan indukan betina bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi bagian dari strategi jangka panjang menuju swasembada daging.

“Masa depan daging nasional tidak bergantung pada seberapa banyak kita impor, tetapi pada keberanian kita menjaga satu induk tetap hidup dan berkembang biak,” kata dia. Ant

  • Indukan Sapi

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

BNPB Percepat Distribusi Bantuan untuk Penanganan Darurat Korban Gempa NTT

Bantuan Gempa NTT Dipacu! BNPB Percepat Distribusi ke Warga Terdampak

Atraksi Drone Spektakuler di Bundaran HI, Perjalanan Indonesia Sukses Bikin Terpukau

Ndarboy Gank Meriahkan Pesta Rakyat di Bundaran HI dengan “Kicau Mania"

GIHES 2026: Pesantren Jadi Model Pendidikan Holistik untuk Menjawab Tantangan Zaman

Di Tengah Suasana Pascagempa, Upacara HUT Kemerdekaan RI di Manggarai Berlangsung Khidmat

Pascagempa, Pemkab Manggarai Barat Pastikan Pariwisata Labuan Bajo Aman Dikunjungi

Debit Air Rawa Pening Menyusut, Warga Manfaatkan Lahan Genangan untuk Tanam Padi

Penuh Khidmat, Puluhan Pendaki Gelar UPacara HUT Ke-81 RI di Puncak Gunung Kerinci

Polresta Sidoarjo Ukir Prestasi, Pelayanan untuk Perempuan dan Anak Raih Penghargaan

Kabar Baik bagi ASN Ambon! TPP Dua Bulan Dibayar, Bertepatan HUT Ke-81 RI

Pemkot Ambon Lunasi Pembayaran TPP Dua Bulan ASN di HUT Ke-81 RI

Pemkot Bekasi Kenang Perjuangan Rakyat di Jembatan Sasak Kapuk, Kaliabang Tengah

Ada Kisah Sejarah yang Mengharukan, Pemkab Bekasi Kenang Perjuangan Rakyat di Sasak Kapuk

Jangan Lupa Bawa Payung! BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Selasa

Luar Biasa! Ribuan Warga Antusias Ikuti Upacara, Istana Sampai Beri Ucapan Terima Kasih

Karnaval Kemerdekaan Meriahkan HUT ke-81 RI dari Medan Merdeka Utara hingga Bundaran HI

BI Perluas MDR QRIS Nol Persen dan Luncurkan Kartu Kredit Indonesia untuk Perkuat Ekonomi Digital

Monas Bergemuruh! Dewa 19, Ari Lasso, Mulan Jameela Semarakkan HUT ke-81 RI

Prestasi Dibayar Apresiasi, Anggota Paskibraka Situbondo Dapat SIM C Gratis

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.