AS Izinkan Boeing Tingkatkan Produksi Pesawat 737 MAX

Sabtu, 18 Okt 2025, 08:30 WIB

NEW YORK - Para pejabat AS memberikan persetujuan kepada Boeing untuk meningkatkan produksi pesawat 737 MAX, sinyal baru membaiknya posisi raksasa penerbangan itu di mata regulator keselamatan.

Pembuat pesawat tersebut kini akan mampu memproduksi pesawat lorong tunggal sebanyak 42 unit per bulan, naik dari 38 unit, setelah mendapat persetujuan dari Badan Penerbangan Federal (FAA), menurut sumber yang mengetahui masalah itu. 

Ket. Foto: Boeing berencana meningkatkan produksi jet 737 MAX-nya, termasuk model MAX 7 dan MAX 10 yang baru. — Sumber: AFP

"Inspektur keselamatan FAA melakukan tinjauan ekstensif terhadap lini produksi Boeing untuk memastikan bahwa peningkatan laju produksi kecil ini akan dilakukan dengan aman," kata FAA, Jumat (17/10).

"Pengawasan langsung kami terhadap proses produksi Boeing...tidak berubah," tambah FAA. "Personel penting keselamatan, termasuk inspektur di Boeing, tetap bekerja selama penutupan pemerintah."

Peningkatan ini juga diharapkan dapat mendongkrak kinerja keuangan Boeing karena peran penting pengiriman pesawat terhadap pendapatan perusahaan. Boeing telah melaporkan kerugian tahunan selama enam tahun terakhir.

Pengumuman hari Jumat oleh FAA adalah sinyal membaiknya reputasinya dengan regulator setelah kecelakaan mematikan MAX pada tahun 2018 dan 2019. 

Hal ini menyebabkan penghentian sementara penerbangan jet tersebut dan penyelidikan kongres di mana FAA juga dikritik karena hubungan yang terlalu dekat dengan perusahaan tersebut.

FAA mengizinkan MAX untuk melanjutkan layanan pada November 2020, tetapi pesawat itu kembali diawasi setelah penerbangan pada Januari 2024 di mana jet Alaska Airlines terpaksa melakukan pendaratan darurat setelah panel jendela meledak.

Seorang juru bicara Boeing mengatakan perusahaan telah melacak kemajuannya berdasarkan indikator kinerja yang dibagikan kepada FAA. 

Perusahaan akan bekerja sama dengan para pemasok "untuk meningkatkan produksi secara disiplin," ujar juru bicara tersebut, seraya menambahkan bahwa kenaikan tarif akan diterapkan dengan "mengutamakan keselamatan dan kualitas."

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.