Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sedang Asyik Mandi, Remaja Tenggelam di Sungai Kelingi

📅 Kamis, 16 Okt 2025, 16:25 WIB | Oleh:
Sedang Asyik Mandi, Remaja Tenggelam di Sungai Kelingi Doc: ANTARA/ HO- Kantor SAR Palembang
Ket. Tim SAR mencari seorang remaja yang tenggelam di Sungai Kelingi.

Palembang -- Tim Search and Rescue (SAR) Palembang, Sumatera Selatan, mencari seorang remaja yang tenggelam di Sungai Kelingi, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Lubuk Linggau Barat I, Kota Lubuk linggau, yang hilang sejak Rabu 15 Oktober 2025.

Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin di Palembang, Kamis, mengatakan berdasarkan informasi yang diterima dari salah satu warga yang melihat langsung kejadian berawal pada Rabu sekitar pukul 17.30 WIB.

Korban bersama dua orang temannya sedang nongkrong sambil makan mi instan di tepian sungai, namun tiba-tiba korban atas nama Rizki dan Rapin memutuskan untuk mandi di sungai, sedangkan temannya Dodi tidak ikut mandi.

Saat sedang asik mandi tiba-tiba kedua korban tubuhnya terseret arus sungai. Warga yang melihat kejadian tersebut segera melakukan pertolongan, namun hanya berhasil menyelamatkan Rapin yang selanjutnya dibawa ke rumah sakit Bunda Lubuk linggau. Sedangkan Rizki (16th/LK) tubuhnya hanyut dan tenggelam.

"Sekitar pukul 20.30 WIB, tim penyelamat yang berada di Pos SAR Lubuk Linggau berangkat ke lokasi kejadian lengkap dengan membawa peralatan SAR air guna melakukan pencarian terhadap korban," katanya.

Ia menyebutkan pencarian hari ini merupakan hari kedua, dimana dalam proses pencarian Basarnas Kantor SAR Palembang mengkoordinir seluruh unsur SAR gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, DPKPB, pemerintah desa, dan masyarakat.

Untuk metode pencarian dilakukan, kata dia, dengan membagi tim SAR gabungan menjadi dua Search And Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan pencarian dengan cara penyisiran menggunakan rafting dan perahu karet di sekitar lokasi kejadian hingga radius empat kilometer, serta melakukan manuver perahu karet di lokasi-lokasi yang dicurigai.

Manuver ini, lanjutnya, dimaksudkan untuk menciptakan gelombang air yang dapat mengangkat benda-benda yang berada di dalam air, termasuk korban yang kemungkinan ada di dalamnya.

Sedangkan SRU 2 melakukan pencarian dengan cara penyelaman di sekitar lokasi kejadian serta penyebaran informasi kepada masyarakat yang berada disepanjang pesisir sungai, namun hingga saat ini korban masih belum ditemukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Daerah
Dua Sosok Mayat dari Dalam ...
Olahraga
Arema FC Ditahan Imbang Bha...
Advertisement
WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.