Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Serang Tata Kawasan Royal jadi Ikon Ekonomi Baru

📅 Kamis, 16 Okt 2025, 16:15 WIB | Oleh:
Pemkot Serang Tata Kawasan Royal jadi Ikon Ekonomi Baru Doc: (ANTARA/Desi Purnama Sari
Ket. Wali Kota Serang Budi Rustandi di Serang, Banten, Kamis (16/10).

Kota Serang -- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang Provinsi Banten menata kawasan Royal untuk menjadi ikon ekonomi baru yang lebih tertib dan modern melalui proyek pembangunan kawasan Royal Baroe guna menggerakkan perekonomian daerah.

Wali Kota Serang Budi Rustandi di Serang, Kamis, mengatakan bahwa penataan tersebut terinspirasi dari keberhasilan kawasan Tunjungan di Surabaya dan Braga di Bandung.

“Harapannya, Royal Baroe bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang mengandalkan sektor kuliner, bioskop, fesyen, hingga kafe yang nyaman bagi pengunjung," katanya.

Ia menjelaskan kawasan Royal yang sebelumnya tidak tertata akan diubah menjadi area pedestrian modern yang menjadi pusat kegiatan ekonomi kreatif warga.

Konsep pembangunan juga mencakup perubahan fasad bangunan serta penataan interior toko agar lebih berwarna dan terang untuk meningkatkan daya tarik.

Budi menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar penertiban, melainkan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang yang taat aturan dan menciptakan ketertiban ruang publik.

"Para pedagang sudah bayar pajak, tapi yang hidup malah yang dari pungli. Saya akan buat ini (Royal) ramai, melalui Disporapar dan Dinkopukmperindag," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa Royal Baroe direncanakan menjadi destinasi wisata kota yang ikonik serta lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan tematik untuk menggeliatkan sektor UMKM.

Budi juga mengajak para pemilik ruko dan pelaku usaha untuk bersinergi mendukung program pemerintah.

Ia memastikan penataan akan diiringi dengan peningkatan sarana promosi seperti papan reklame (billboard) untuk menarik lebih banyak pengunjung.

"Di era saya, saya ingin menyejahterakan pedagang Kota Serang. Saya pasang badan untuk warga Kota Serang untuk mengubah Kota Serang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.