Akhir Tragis Patrick Kluivert dan Seluruh Tim Kepelatihannya di Timnas Indonesia
Kamis, 16 Okt 2025, 15:58 WIBJAKARTA -Â Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Patrick Kluivert setelah timnas Indonesia gagal melaju ke Piala Dunia 2026. Dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi dan Irak di babak kualifikasi menjadi akhir dari perjalanan singkat Kluivert bersama skuad Garuda.
Kluivert, yang sebelumnya dikontrak selama dua tahun, sepakat mengakhiri kerja samanya ini setelah dua kekalahan yang diterima Indonesia pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran keempat Grup B.
Bermain di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi, Indonesia menelan kekalahan dua kali dari Arab Saudi pada Kamis WIB dan juga Irak pada Minggu WIB. Arab Saudi mengalahkan Indonesia dengan skor 3-2, sementara Irak mengalahkan tim Garuda dengan skor 1-0. Dua kekalahan ini membuat Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Dua kekalahan itu mewarnai rapor buruk Kluivert selama melatih Indonesia sejak ditunjuk pada Januari lalu menggantikan Shin Tae-yong. Transfermarkt mencatat, rata-rata poin yang didapatkan Kluivert dari delapan laga melatih Indonesia adalah 1,25 poin per pertandingan.
Angka ini tak lepas dari empat kekalahan, satu seri, dan hanya tiga kemenangan yang diberikan Kluivert selama melatih Indonesia.
Tiga kemenangan yang diraih Kluivert adalah melawan Bahrain dan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga, serta melawan Taiwan di FIFA Match Day.
Saat melawan Bahrain dan China, dua laga ini dimenangkan dengan skor 1-0, dengan semua gol dicetak oleh Ole Romeny. Sementara saat melawan Taiwan, kemenangan besar dicatat oleh Kluivert dalam skor 6-0. Ketika itu, pencetak gol Indonesia adalah Jordi Amat, Marc Klok, Eliano Reinjders, Ramadhan Sananta, Sandy Walsh, dan satu gol bunuh diri Chao Ming-hsiu.
Satu kali seri didapatkan kala melawan Lebanon di FIFA Match Day dalam skor 0-0. Adapun, empat kekalahan yang diderita Kluivert adalah melawan Australia (1-5), Jepang (0-6), Arab Saudi (2-3), dan Irak (0-1). Dari empat kekalahan ini, Indonesia kebobolan 15 gol dan hanya mampu mencetak tiga gol.
Lebih lanjut, kabar resmi ini juga melanjutkan rapor buruk Kluivert yang selalu melatih sebuah tim senior dalam waktu singkat. Sebelum hanya bertahan sembilan bulan di Indonesia, pelatih kelahiran Amsterdam ini juga hanya bertahan lima bulan di Adana Demirspor dan lima bulan di timnas Curacao untuk periode keduanya.
Waktu terlamanya melatih adalah pada periode pertamanya di timnas Curacao pada 2015/2016, namun itu pun hanya berlangsung selama 1 tahun 3 bulan.
Patrick Kluivert dan Tim Kepelatihannya Asal Belanda Dipecat
Seperti diketahui, PSSI resmi memecat Patrick Kluivert dan tim kepelatihannya asal Belanda setelah mereka gagal membawa tim Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
Di timnas senior, Kluivert dibantu oleh beberapa pelatih dari Negeri Kincir Angin, termasuk Alex Pastoor dan Denny Landzaat sebagai asisten pelatih.
"Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination," tulis laman resmi PSSI, Kamis.
"Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan Para Pihak di Tim Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun," tambah pernyataan resmi tersebut.
Pemecatan ini terjadi lima hari setelah kekalahan Indonesia dari Irak dengan skor 0-1 pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi, Minggu WIB.
Itu menjadi kekalahan kedua tim Garuda di babak kualifikasi putaran keempat setelah sebelumnya dikalahkan Arab Saudi 2-3 pada laga pertama. Dua kekalahan ini menempatkan Indonesia di posisi akhir klasemen Grup B dan terlempar dari persaingan lolos ke pesta olahraga empat tahunan tersebut.
PSSI menyebut, keputusan ini diambil dengan "mempertimbangkan dinamika internal", terutama setelah kegagalan menembus Piala Dunia 2026.
Imbas kegagalan ke Piala Dunia 2026 ini juga merembet ke berbagai level timnas Indonesia yang juga ditangani pelatih-pelatih asal Belanda, sebut saja Gerald Vanenburg di timnas U-23 dan Frank van Kempen di timnas U-20. PSSI menyebut, kedua pelatih itu juga tak lagi menangani timnas Indonesia.
"Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan. Dengan berakhirnya kerja sama tersebut, Tim Kepelatihan tersebut tidak lagi menangani Timnas Indonesia di level senior, U23, maupun U20".
"PSSI menyampaikan apresiasi atas kontribusi seluruh anggota tim kepelatihan selama masa tugasnya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan dan pengembangan sepakbola nasional," tutup pernyataan resmi itu.
Dengan ini, maka rapor Kluivert di Indonesia hanya menyelesaikan delapan pertandingan, enam di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan dua di FIFA Match Day, selama 10 bulan mengarsiteki Garuda.
Dari delapan pertandingan itu, ia mempersembahkan tiga kemenangan, satu seri, dan empat kekalahan. Indonesia mencetak 11 gol dan kebobolan 15 gol. Transfermarkt mencatat rata-rata poin yang dihasilkan pelatih 49 tahun itu adalah 1,25 poin per pertandingan.
- timnas indonesia
- pssi
- patrick kluivert
- alex pastoor
- denny landzaat
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Manchester City Hajar Chelsea 3-0 di Stamford Bridge, The Citizens Makin Dekati Puncak
-
Naik 5,5%, Di Kuartal I/2026 Bandara Soetta Layani 13,49 Juta Penumpang
-
Penyu Jadi Fokus, Belitung Perkuat Konservasi Demi Status Geopark Dunia
-
Tegas, KKP Hentikan Sementara Operasional Resor Milik WNA di Pulau Maratua
-
Tak Mau Setengah Hati, Sumedang All Out Kembangkan Mangga dan Cabai lewat HDDAP
-
Harga Cabai Rawit Rp76.450/Kg, Telur Ayam Rp32.050/Kg
-
BMKG Keluarkan Peringatan Dini agar Waspadai Cuaca Ekstrem
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.