WITF 2025, Ajang untuk Pasarkan Pariwisata Indonesia ke Wisatawan
Selasa, 14 Okt 2025, 15:30 WIBJAKARTA - Kementerian Pariwisata mengatakan bahwa ajang pameran Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2025 dihadirkan untuk meningkatkan mobilitas wisatawan nusantara (wisnus).
âKeikutsertaan dalam WITF 2025 merupakan salah satu strategi penting untuk meningkatkan jumlah perjalanan wisatawan nusantara, sekaligus memperkuat perekonomian nasional melalui sektor pariwisata,â kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Made mengatakan acara yang digelar pada 10â12 Oktober 2025 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, Banten, itu juga menjadi strategi yang efektif untuk mendukung Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).
Dalam acara itu Kementerian Pariwisata berpartisipasi dengan menghadirkan gerai seluas 36 meter persegi yang memfasilitasi delapan pelaku industri pariwisata dari berbagai sektor seperti transportasi, akomodasi, desa wisata, asosiasi, wellness (kesejahteraan) serta agen perjalanan/operator tur.
Peserta pameran berasal dari Jakarta, Banten, Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur (NTT), di antaranya Flores Trail Labuan Bajo, Segoro Tour, The Jayakarta Suites Hotel, Asosiasi Kembali Berwisata Indonesia (Kemberin), PT Kereta Api Indonesia (KAI), Desa Wisata Alamendah, Ismaya Group, dan Martha Tilaar.
âKami berharap keikutsertaan dalam WITF 2025 dapat memberikan manfaat optimal serta membuka peluang-peluang baru bagi para penjual dan pembeli melalui kegiatan berjejaring dan kesepakatan bisnis,â ujar Made.
Wonderful Indonesia Tourism Fair 2025 merupakan salah satu pameran pariwisata terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI).
Pameran itu bersifat business to business (B2B) dan bertujuan memasarkan pariwisata Indonesia secara global, sekaligus menjadi wadah kolaborasi dan kerja sama antarpelaku industri pariwisata dalam mempromosikan destinasi tanah air.
WITF diikuti oleh berbagai pelaku industri pariwisata, antara lain maskapai penerbangan, agen perjalanan/operator tur, destination management company (DMC), pengelola perhotelan, dinas pariwisata daerah, serta sejumlah mitra strategis lainnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Vietnam Umumkan Hari Berkabung Nasional untuk Mantan Presiden Luong
-
1.265 Kopdes Merah Putih di Provinsi Sumatera Barat Sudah Berbadan Hukum
-
PTPN IV PalmCo Lakukan Perbaikan Hunian dan Jamban untuk Cegah Stunting
-
BPS: Ketergantungan Impor Membuat Harga dan Produk Plastik Melambung
-
Hotel Ciputra Jakarta Gelar Meet & Dine, Pererat Sinergi dengan Mitra Bisnis dan Media
-
Persib Targetkan Kalahkan Persebaya, Bagaimana Reaksi “Bajol Ijo”
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.