- Home
-
- Megapolitan
-
- Ragunan Buka Malam Hari, P...
Ragunan Buka Malam Hari, Penanganan Parkir Jadi Prioritas Pemkot Jakarta Selatan
Senin, 13 Okt 2025, 11:42 WIBPenanganan parkir di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, akan menjadi prioritas menyusul ramainya antusiasme masyarakat saat uji coba pembukaan kebun binatang tersebut pada malam hari.
âSaya sudah mendapatkan laporan bahwa minat masyarakat itu luar biasa di luar dugaan," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Jakarta Selatan, Senin.
Baru pada hari pertama saja sudah terjadi antrean terjadi. "Sehingga betul apa yang saya pikirkan untuk penanganan parkir dalam jangka, menengah, panjang di Ragunan sudah harus menjadi prioritas utama,â ujar Pramono.
Sebab, kata Pramono, ia tak ingin kemacetan justru terjadi di kawasan Ragunan karena minimnya ketersediaan tempat parkir.
Sebelumnya, Pramono meminta agar nantinya parkir mobil dapat menggunakan teknologi "elevated" sehingga lebih teratur. "Karena kemarin itu antusias orang dari mana-mana bahkan ada yang dari luar kota," kata Pramono.
Meski antusiasme warga cukup tinggi dan munculnya keinginan masyarakat agar Ragunan Malam tak hanya dibuka di Sabtu malam, Pramono menyebutkan untuk saat ini, hal tersebut hanya akan diberlakukan setiap Sabtu malam.
Pada hari pertama uji coba program âNight at the Ragunan Zooâ, kebun binatang itu dikunjungi sebanyak 3.708 pengunjung.
Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (UPTMR) Endah Rumiyati menjelaskan, Program âNight at the Ragunan Zooâ akan dilaksanakan setiap malam Minggu dengan jam operasional pukul 18.00-22.00 WIB.
Bagi pengunjung yang ingin berkeliling melihat satwa "nocturnal" (aktif di malam hari) tersedia layanan "e-car" yang disewakan seharga Rp250.000 per jam dengan kapasitas lima orang.
Pengunjung akan diajak berkeliling ke beberapa kandang satwa "nocturnal" di antaranya: kandang/area mamalia kecil, kandang/area harimau, kandang/area terarium, kandang/area kuda nil.
Pramono sebut masyarakat bisa berwisata di Ragunan pada malam hari
 Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan masyarakat bisa berwisata hingga berolahraga pada uji coba pembukaan Taman Margasatwa Ragunan (TMR) malam hari, yang mulai dilakukan pada Sabtu (11/10) ini.
âSaya meminta untuk diuji coba, diberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bisa memanfaatkan malam hari. Tetapi juga dibuka untuk orang bisa berolahraga di Ragunan. Karena fasilitas olahraga di Ragunan itu kan termasuk yang paling lengkap,â ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis.
Adapun uji coba tersebut dilakukan setiap Sabtu malam atau malam Minggu, sehingga masyarakat bisa menikmati akhir pekan sambil melihat binatang dan berolahraga di sana.
Kendati demikian, Pramono mengingatkan masyarakat tak bisa lagi membawa kendaraan masuk. âTidak boleh membawa mobil. Mobilnya pakai mobil yang diatur secara shuttle. Sehingga dengan demikian ini membuat tertib dan hewan tak merasa terganggu,â kata Pramono.
Uji coba ini nantinya akan dievaluasi dan dilakukan perbaikan terutama soal parkir di lokasi tersebut. Pramono meminta agar nantinya parkir mobil dapat menggunakan teknologi elevated sehingga lebih teratur.
âSaya sudah minta untuk parkirnya diatur elevated, yang naik ke atas gitu. Dan itu teknologinya sudah gampang sekali,â ujar Pramono.
Taman Margasatwa Ragunan (TMR) bisa dikunjungi pada malam hari mulai Sabtu (11/10/2025) seiring dibukanya program âNight at the Ragunan Zooâ, dengan jam operasional pukul 18.00â22.00 WIB.
Pengunjung yang ingin berkeliling melihat satwa nokturnal (aktif di malam hari) bisa mengunjungi beberapa kandang satwa nokturnal yang telah ditentukan diantaranya kandang/area mamalia kecil, kandang/area harimau, kandang/area terarium, kandang/area kuda nil.
Tersedia layanan e-car yang disewakan seharga Rp250.000 per jam dengan kapasitas lima orang.
Di lokasi tersebut, akan ada atraksi pemberian makan satwa dan edukasi oleh para zookeeper dengan jadwal yang sudah ditentukan.
Lalu, untuk mendukung operasional malam, pengelola juga menyiapkan berbagai infrastruktur penunjang, seperti penerangan jalan, pencahayaan di area satwa, serta area piknik malam hari. Sistem penerangan diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu perilaku alami satwa.
Selain itu, petugas keamanan dan pemandu lapangan akan selalu berjaga dan memantau aktivitas pengunjung selama jam operasional berlangsung
- Ragunan malam hari
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.