Rangkaian Kegiatan Volunteering Program Pendampingan Gizi di Kabupaten Batang, meliputi pengukuran antropometri (tinggi dan berat badan anak), edukasi gizi menggunakan buku panduan dan diagram, pengisian kuesioner, serta distribusi tambahan giziberupa telur dan susu tinggi kalori DANCOW GroPlus kepada para penerima manfaat di Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Program Pendampingan Gizi ditargetkan menjangkau 259 balita di 50 desa dan 4 kecamatan di Kabupaten Batang, dengan dukungan 66 kader dari 119 posyandu, serta pemantauan rutin bersama tim ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB).
Rangkaian Kegiatan Volunteering Program Pendampingan Gizi di Kabupaten Batang, meliputi pengukuran antropometri (tinggi dan berat badan anak), edukasi gizi menggunakan buku panduan dan diagram, pengisian kuesioner, serta distribusi tambahan giziberupa telur dan susu tinggi kalori DANCOW GroPlus kepada para penerima manfaat di Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Program Pendampingan Gizi ditargetkan menjangkau 259 balita di 50 desa dan 4 kecamatan di Kabupaten Batang, dengan dukungan 66 kader dari 119 posyandu, serta pemantauan rutin bersama tim ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB).
Rangkaian Kegiatan Volunteering Program Pendampingan Gizi di Kabupaten Batang, meliputi pengukuran antropometri (tinggi dan berat badan anak), edukasi gizi menggunakan buku panduan dan diagram, pengisian kuesioner, serta distribusi tambahan giziberupa telur dan susu tinggi kalori DANCOW GroPlus kepada para penerima manfaat di Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, JawaTengah. Program Pendampingan Gizi ditargetkan menjangkau 259 balita di 50 desa dan 4 kecamatan di Kabupaten Batang, dengan dukungan 66 kader dari 119 posyandu, serta pemantauan rutin bersama tim ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB).
Market Nutritionist Lead PT Nestlé Indonesia Jennifer Handaja menyampaikan pemaparan lengkap mengenai Program Pendampingan Gizi yang dilaksanakan oleh Nestlé Indonesia tahun ini dengan fokus di tiga kabupaten: Pasuruan (Jawa Timur), Batang (Jawa Tengah), dan Karawang (Jawa Barat). Inisiatif ini dijalankan melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, akademisi, kader, dan komunitas lokal untuk memastikan intervensi gizi yang komprehensif sekaligus berkelanjutan. Secarakeseluruhan, program ini ditargetkan untuk menjangkau lebih dari 630 anak berisiko stunting serta melibatkan sekitar 1.350 orang tua, kader posyandu, dan ibu hamil-menyusui di lebih dari 95 desa di ketiga wilayah tersebut.
Rangkaian Kegiatan Volunteering Program Pendampingan Gizi di Kabupaten Batang, meliputi pengukuran antropometri (tinggi dan berat badan anak), edukasi gizi menggunakan buku panduan dan diagram, pengisian kuesioner, serta distribusi tambahan giziberupa telur dan susu tinggi kalori DANCOW GroPlus kepada para penerima manfaat di Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Program Pendampingan Gizi ditargetkan menjangkau 259 balita di 50 desa dan 4 kecamatan di Kabupaten Batang, dengandukungan 66 kader dari 119 posyandu, serta pemantauan rutin bersama tim ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB).