Awas Stok Seret! Menko Pangan Minta Bahan Program MBG Disiapkan Sejak Dini
Kamis, 09 Okt 2025, 20:55 WIBSEMARANG â Menyiapkan bahan pangan sejak dini untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi langkah penting guna memastikan keberlanjutan dan efektivitas program tersebut.
Pendekatan ini tidak hanya soal ketersediaan pasokan, tetapi juga tentang membangun rantai pasok yang efisien dari hulu ke hilir.
Dengan perencanaan yang matang, pemerintah dapat memastikan bahan pangan berkualitas tetap terjaga, harga stabil, dan distribusi berjalan lancar.
Selain itu, langkah ini juga membuka peluang bagi petani dan pelaku usaha lokal untuk terlibat langsung dalam penyediaan kebutuhan pangan nasional.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebutkan bahan pangan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di masa mendatang harus disiapkan sejak dini untuk mengantisipasi kondisi saat terjadi lonjakan permintaan.
"Agar kita siap, harus disiapkan sejak dini. Jangan sampai keperluan banyak, harga bisa melambung," kata Zulkifli saat mengunjungi nasabah Permodalan Nasional Madani (PMN) di Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (9/10).
Menurut dia, terdapat sekitar 82,5 juta penerima manfaat Program MBG yang harus dilayani ke depan.
Selain itu, lanjut dia, terdapat anggaran Rp335 triliun yang sudah disiapkan untuk program tersebut.
Ia menegaskan usaha di bidang daging ayam, telur, sayuran, hingga susu, ke depan menjadi penting untuk memenuhi kebutuhan sehingga perlu pasokan yang banyak.
"Usaha di bidang sayuran, telur, daging ayam, susu, ke depan akan laku keras," tambahnya.
Oleh karena itu, menurut dia, para petani dan peternak mitra binaan PNM harus siap mendukung ketahanan pangan.
Sementara itu, Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menambahkan saat ini terdapat 16 juta nasabah perempuan lembaga keuangan ini didorong untuk berusaha mandiri.
"Mereka didorong untuk berusaha sendiri, minimal bisa mencukupi kebutuhan mereka," katanya.
Ia menjelaskan mereka diharapkan bisa mendukung Program MBG setelah kebutuhan di lingkungannya sendiri terpenuhi.
Arief menambahkan PNM memiliki 92 ribu kelompok tani binaan yang tersebar di 6.165 kecamatan di seluruh Indonesia.
- MBG
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BPBD Tangerang Imbau Warga Cek Instalasi Listrik Secara Berkala
-
Masyarakat Diminta untuk Lapor jika Ada Penyimpangan MBG
-
MBG Jangkau 27 Ribu SPPG dengan Serap Anggaran Rp60 Triliun
-
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Standar Pelayanan SPBU di Aceh Jelang Ramadan 2026
-
Selat Hormuz Memanas: Militer AS Bakal Turun Tangan Kawal Kapal Tanker
-
NATO Gelar Latihan Serangan Amfibi Skala Besar untuk Membebaskan Wilayah di Sayap Timur Aliansi
-
Penertiban Penjual Petasan di Malam Ramadan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.