Zverev Tersingkir di Shanghai

Rabu, 08 Okt 2025, 05:50 WIB

SHANGHAI - Petenis peringkat tiga dunia, Alexander Zverev, mengaku bermain “tenis yang sangat buruk” setelah secara mengejutkan tersingkir dari Shanghai Masters oleh petenis Prancis Arthur Rinderknech dengan skor 4-6, 6-3, 6-2, Selas (7/10). Kekalahan Zverev membuat Novak Djokovic kini menjadi unggulan tertinggi tersisa di turnamen tersebut. Dia membuka peluang petenis Serbia berusia 38 tahun itu untuk meraih gelar kelima di pusat keuangan Tiongkok tersebut.

Bermain di bawah cuaca lembap dan menyesakkan, Rinderknech yang menempati peringkat ke-54 dunia bangkit dari ketertinggalan satu set untuk membuat Zverev frustrasi dan akhirnya menyerah. Ini menjadi kemenangan kedua Rinderknech atas Zverev setelah sebelumnya menyingkirkan sang petenis Jerman di Wimbledon 2024.

Ket. Foto: Alexander Zverev — Sumber: AFP/Hector Retamal

“Tidak ada yang aneh. Sayangnya ini sudah jadi hal biasa belakangan. Saya tidak punya kepercayaan diri, tidak yakin dengan pukulan sendiri. Tahun berjalan buruk dan bermain tenis sangat buruk di semua sisi,” ujar Zverev murung seusai pertandingan. Zverev sempat mengalami cedera jempol kaki dalam laga sebelumnya. Namun, kali ini tak menunjukkan tanda-tanda kesakitan ketika mampu mematahkan servis Rinderknech di gim ketiga set pertama.

Namun, di set kedua situasi berbalik. Rinderknech tampil lebih agresif dan mematahkan servis Zverev di gim keempat untuk menyamakan kedudukan. “Saya sendiri tidak yakin bagaimana bisa membalikkan keadaan. Saya bertarung mati-matian, mencoba segalanya. Zverev pemain hebat, jadi saya tahu ini akan jadi pertarungan berat. Mulai set kedua, saya bermain lebih ofensif pada momen yang tepat dan lebih cerdas,” ujar petenis Prancis berusia 30 tahun itu.

Di set ketiga, Rinderknech terus menjaga momentum. Zverev bahkan sempat menghentikan permainan untuk mengganti sepatu karena keringat mengucur deras. Para penonton berusaha menyejukkan diri dengan kipas tangan dan kantong es. Namun pergantian sepatu itu tidak mengubah nasibnya. Sebuah double fault di gim ketujuh membuat Rinderknech kembali mematahkan servis lawannya.

Rinderknech menutup laga dengan sebuah ace. Dia lalu berteriak girang sambil menari kecil di lapangan, nyaris tak percaya dengan kemenangan besarnya. Kekalahan Zverev membuat Djokovic kini menjadi pemain berperingkat tertinggi yang masih bertahan menjelang babak 16 besar. Pemilik 24 gelar Grand Slam itu akan menghadapi petenis Spanyol Jaume Munar.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.