Banyak Daerah Alami Kelangkaan BBM. Aceh Menyalurkan Bansos BBM kepada Ojek Motor
Rabu, 08 Okt 2025, 15:41 WIBACEH â Banyak daerah mengalami kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, misalnya, sampai harus menyalurkan bantuan sosial BBM tahap pertama tahun 2025 kepada 180 pengemudi becak motor.
âBantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para abang becak yang menjadi tulang punggung keluarga dan sangat bergantung pada BBM untuk mencari nafkah,â kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Barat Mulyadi di Meulaboh, Rabu. Dia menyebut masing-masing penerima akan memperoleh bantuan senilai 600 ribu selama enam bulan, dengan nominal 100 ribu per bulan.
Dia menjelaskan penyaluran bantuan ini tidak dilakukan secara tunai, melainkan melalui ATM Bank Syariah Indonesia (BSI). Para penerima dapat menggunakan kartu tersebut untuk menebus BBM di SPBU yang telah bekerja sama di wilayah Meulaboh. âSudah kita mulai proses pembukaan rekening dan pembuatan ATM bagi 60 orang penerima. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan hingga seluruh penerima terdaftar,â ujar Mulyadi.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para pengemudi becak motor, yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga dan bergantung pada BBM untuk mencari nafkah. Ia mengatakan program bantuan BBM ini salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terhadap sektor transportasi rakyat, sekaligus wujud nyata komitmen Bupati Aceh Barat Tarmizi dalam menjalankan janji 100 hari kerja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil.
Mimika
Sebelumnya, Masyarakat di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, panik karena kesulitan menemukan bahan bakar minyak (BBM). Namuan, Pemkab Mimika mengimbau warga agar tidak panik menyikapi kelangkaan BBM dalam beberapa hari terakhir. Tak pelak, kelangkaan ini menimbulkan pertanyaan kinerja Pertamina dalam menyalurkan atau mengatasi kelangkaan BBM. Sebab kelangkaan di Mimika sudah berlangsung beberapa pekan.
Bupati Mimika Johannes Rettob di Timika, Rabu, mengatakan saat ini persediaan BBM di Depo Jober Pertamina di Pelabuhan Pomako, Distrik Mimika Timur sudah cukup aman sehingga warga tidak perlu membeli BBM berlebihan di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU), apalagi sampai melakukan penimbunan.
"Masyarakat jangan panik, stok BBM tersedia baik Dexlite, Pertalite maupun Pertamax. Sekarang sudah tidak ada masalah," kata John Rettob. Bupati menyebut kelangkaan BBM di Timika beberapa hari lalu dipicu oleh keterlambatan kedatangan kapal tanker pengangkut BBM dari Ambon dan Tual karena kondisi cuaca laut yang tidak mendukung.Â
"Kapal pengangkut BBM tersebut sudah tiba di Pelabuhan Pomako hari Sabtu (4/10/2025) dan sekarang sedang proses bongkar muatan dari kapal ke Depo Jober Pertamina," jelasnya. Dengan kondisi itu, maka sejak Selasa siang pasokan BBM ke lima SPBU di Timika ditambah dari kondisi normal.
Masyarakat di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, panik karena kesulitan menemukan bahan bakar minyak (BBM). Namuan, Pemkab Mimika mengimbau warga agar tidak panik menyikapi kelangkaan BBM dalam beberapa hari terakhir. Tak pelak, kelangkaan ini menimbulkan pertanyaan kinerja Pertamina dalam menyalurkan atau mengatasi kelangkaan BBM. Sebab kelangkaan di Mimika sudah berlangsung beberapa pekan.
Bupati Mimika Johannes Rettob di Timika, Rabu, mengatakan saat ini persediaan BBM di Depo Jober Pertamina di Pelabuhan Pomako, Distrik Mimika Timur sudah cukup aman sehingga warga tidak perlu membeli BBM berlebihan di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU), apalagi sampai melakukan penimbunan.
"Masyarakat jangan panik, stok BBM tersedia baik Dexlite, Pertalite maupun Pertamax. Sekarang sudah tidak ada masalah," kata John Rettob. Bupati menyebut kelangkaan BBM di Timika beberapa hari lalu dipicu oleh keterlambatan kedatangan kapal tanker pengangkut BBM dari Ambon dan Tual karena kondisi cuaca laut yang tidak mendukung.Â
"Kapal pengangkut BBM tersebut sudah tiba di Pelabuhan Pomako hari Sabtu (4/10/2025) dan sekarang sedang proses bongkar muatan dari kapal ke Depo Jober Pertamina," jelasnya. Dengan kondisi itu, maka sejak Selasa siang pasokan BBM ke lima SPBU di Timika ditambah dari kondisi normal.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Visinema Studios dan SGM Eksplor Berkolaborasi Lewat Film Na Willa, Tayang Lebaran 2026
-
Puting Beliung Hantam Aceh Utara! Huntara Rusak, Menteri PU Turun Tangan Target 1 Minggu Beres
-
Mudik lebih awal dengan KM Nggapulu di Ternate
-
Bansos PKH dan BPNT Bakal Cair April 2026: Berikut Cara Cek dan Jadwal Tahapannya
-
The Heart of LifeWear: Uniqlo Salurkan Pakaian Termal ke 28 Negara di Tahun 2025
-
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Percepat Perbaikan Jalan Ambles Wirosari–Kunduran Demi Kelancaran Distribusi Pertanian
-
Jakarta Kota Terpanas di Indonesia Menurut Rilis BMKG, Ini Tanggapan Gubernur Pramono
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.