Unggul di Perang Ukraina, Washington Minta Pembuat Drone Bayraktar Turki Buka Pabrik di AS

Minggu, 05 Okt 2025, 11:41 WIB
ANKARA - Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan baru-baru ini menyampaikan bahwa Washington telah meminta Baykar untuk membuka produksi di Amerika Serikat.
Dilansir Militarnyi, sebagaimana dicatat oleh Turkiye Gazetesi , permintaan tersebut sejalan dengan laporan analitis terbaru yang diajukan kepada Kongres AS. Dalam laporan tersebut, drone Bayraktar TB2 milik Baykar digambarkan sebagai simbol pencegahan regional Turki.
Kedua laporan yang diserahkan kepada DPR menekankan peran Turki di NATO (North Atlantic Treaty Organization), lokasi strategisnya di kawasan Laut Hitam, dan pertumbuhan industri pertahanannya.
"Drone Bayraktar digunakan secara efektif oleh Ukraina dalam operasi pengawasan dan penyerangan, yang mengejutkan militer Rusia. Drone ini, yang mengubah jalannya perang pada tahun 2022, menunjukkan kepemimpinan Turki dalam produksi kendaraan udara nirawak," demikian bunyi laporan tersebut.
Kerja sama pertahanan Turki-Ukraina disorot sebagai isu krusial. Meskipun pabrik Baykar di Ukraina menjadi sasaran serangan Rusia pada bulan Agustus, hal ini tidak melemahkan kemitraan tersebut. Sebaliknya, menurut laporan tersebut, kerja sama di bidang-bidang seperti teknologi drone, pengembangan mesin, dan produksi korvet telah meluas.
Fidan mengatakan masalah paling kritis dalam hubungan AS-Turki tetaplah sanksi terhadap industri pertahanan.
Ia menambahkan bahwa AS harus mencabut sanksi Countering America's Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA) terhadap program F-35 dan mesin jet tempur siluman nasional Turki, KAAN. Khususnya, ia mencatat bahwa lisensi untuk mesin KAAN telah ditangguhkan akibat blokade AS.
Prototipe pesawat tempur generasi berikutnya KAAN, sebelumnya dikenal sebagai MMU (Milli Muharip Uçak) atau TF-X, menerima nama resminya pada 1 Mei 2023.
Para pengembang ditugaskan untuk menciptakan pesawat tempur dengan visibilitas radar rendah dan kemampuan manuver tinggi. Pesawat ini akan dilengkapi sistem penargetan elektro-optik modern dan radar onboard. Produksi tiga prototipe Blok MMU dijadwalkan selesai pada akhir tahun 2026, dengan prototipe Blok I diharapkan selesai pada tahun 2029.
Pesawat ini melakukan penerbangan perdananya pada bulan Februari 2024. Pengembangan berlangsung secara bertahap, dengan sistem persenjataan utama akan dipasang pada prototipe selanjutnya.
Meskipun pengembangan masih berlangsung, Turki menandatangani perjanjian ekspor pertamanya pada Juli 2025 untuk 48 jet tempur KAAN ke Indonesia. Berdasarkan nota kesepahaman, pengiriman akan dilakukan dalam waktu 120 bulan. Media Turki melaporkan bahwa proyek 10 tahun ini bernilai lebih dari 10 miliar dolar AS.
  • Drone Bayraktar

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Tradisi Pasar Jajan, Kearifan Lokal Pekalongan Cermin Semangat Gotong Royong

Rantai Makanan Rusak, Harimau Terancam Masuk Permukiman dan Kehilangan Mangsa

Fantastis! Ribuan Robot Humanoid Bakal Adu Kemampuan di World Humanoid Robot Games

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

Hati-hati! Sindikat Pemalsuan Uang di Tangsel Hendak Edarkan ke Bank, Ini Modusnya

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan Layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.