• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Siapa yang Berisiko Terke...

Siapa yang Berisiko Terkena Degenerasi Makula?

Rabu, 14 Mei 2025, 07:15 WIB

Degenerasi makula terkait usia (age-related macular degeneration/AMD) adalah salah satu penyebab utama kebutaan pada orang yang berusia 50 tahun atau lebih. AMD adalah kondisi mata kronis yang sering mengakibatkan hilangnya penglihatan di bagian tengah bidang visual karena kerusakan pada makula (bagian tengah retina).

Sebagian dari hilangnya penglihatan ini mungkin permanen atau tidak dapat dipulihkan. Dampaknya menyulitkan pasien untuk membaca, mengenali wajah, atau mengemudi dengan aman, karena pada aktivitas ini bergantung pada penglihatan sentral. Pada penglihatan bagian tepi biasanya tetap utuh bagi kebanyakan orang. Hal ini memungkinkan mereka untuk tetap mandiri dalam sebagian besar aktivitas sehari-hari, namun tidak untuk beberapa aktivitas tersebut.

Ket. Foto: Ilmuwan AS telah mengidentifikasi dua gen yang bertanggung jawab atas degenerasi makula, yaitu penurunan penglihatan secara bertahap pada orang lanjut usia yang dapat menyebabkan kebutaan, menurut sebuah penelitian minggu ini. — Sumber: KAREN BLEIER / AFP

Pada AMD tahap awal, dampak pada penglihatan umumnya ringan atau bahkan tidak ada. Namun, seiring perkembangan penyakit, gejalanya dapat meliputi penglihatan bagian tengah kabur (dapat terjadi secara bertahap atau cepat). Bayangan atau area penglihatan hilang, dan penglihatan terdistorsi (misalnya garis lurus tampak bergelombang).

Pasien AMD umumnya mengalami masalah dalam membedakan warna, terutama dalam membedakan warna yang serupa. Selain itu mengalami pemulihan fungsi penglihatan yang lambat setelah terpapar cahaya terang. Sensitivitas kontras (kemampuan untuk membedakan tingkat kecerahan yang berbeda) juga hilang.

Bagaimana Cara Mencegahnya?

Sejauh ini, belum ada perawatan yang terbukti sangat efektif dalam mencegah AMD. Penelitian telah menunjukkan bahwa perokok lebih dari empat kali lebih mungkin mengembangkan AMD, “basah” atau lanjut dibandingkan bukan perokok. Oleh karena itu, mengurangi atau menghentikan kebiasaan merokok dapat mengurangi risiko AMD.

Pasien AMD harus mengonsumsi makanan seimbang yang mencakup sayuran berdaun hijau, berhenti merokok, dan melindungi mata dari sinar UV dengan kacamata hitam pelindung atau penutup kepala bertepi lebar. Bagan Kisi AMD Amsler - Degenerasi Makula Terkait Usia - Kondisi dan Perawatan SingHealth

Penyebab dan Faktor Risiko

Degenerasi Makula Terkait Usia (AMD) terjadi dalam bentuk “kering” dan “basah.” Namun sebesar 90 persen pasien AMD adalah dari kategori kering. Pasien dengan AMD kering sering tidak menunjukkan gejala, atau mungkin mengalami kehilangan penglihatan sentral yang progresif lambat.

Penglihatan terpengaruh karena sel-sel peka cahaya di makula perlahan rusak seiring bertambahnya usia. AMD basah, juga dikenal sebagai AMD eksudatif atau neovaskular, disebabkan oleh pertumbuhan pembuluh darah kecil yang abnormal di bawah retina di makula.

Sementar itu AMD basah biasanya muncul dari AMD kering yang sudah ada sebelumnya. Pembuluh darah abnormal ini mengeluarkan darah, cairan, lipid, dan protein, yang mengakibatkan gangguan pada struktur normal retina. hay

Redaktur: Haryo Brono

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.