Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelatihan Keamanan Pangan untuk Mejamin Kualitas Makanan MBG di Banyuwangi

📅 Minggu, 05 Okt 2025, 22:55 WIB | Oleh:
Pelatihan Keamanan Pangan untuk Mejamin Kualitas Makanan MBG di Banyuwangi Doc: Antara

Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, memberikan pelatihan keamanan pangan kepada 150 orang pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai upaya menjamin kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebanyak 150 orang penjamah makanan yang mendapatkan pelatihan keamanan pangan itu terdiri atas petugas belanja, juru masak, penyaji makanan, hingga pendistribusian MBG, dan mereka berasal dari SPPG Kecamatan Giri, Glagah, Kabat, Muncar dan Siliragung.

"Petugas SPPG merupakan garda terdepan dalam program MBG, oleh karena itu mereka harus ditambah wawasan dan ilmu terkait prinsip dasar keamanan pangan, karena penting untuk memastikan bahwa makanan MBG aman dikonsumsi siswa," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam keterangannya di Banyuwangi, Minggu.

Menurut dia, pelatihan keamanan pangan bagi pengelola SPPG ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas para penjamah makanan MBG, terutama dalam menerapkan prinsip higienis dan sanitasi dalam proses pengolahan pangan, sehingga risiko keracunan bisa diantisipasi.

Dalam pelatihan itu, lanjut Ipuk, peserta dibekali berbagai materi oleh narasumber dari BPOM Jember dan tim ahli sanitasi Dinas Kesehatan Banyuwangi.

Materi pelatihannya mencakup pemilihan bahan baku, pengolahan, penyajian hingga distribusi makanan sesuai standar keamanan pangan.

"Keselamatan anak-anak adalah prioritas, tidak boleh ada kompromi dalam hal keamanan makanan. Setelah pelatihan para penyedia MBG bisa menyajikan makanan yang lebih sehat dan higienis, dan jangan sampai terjadi keracunan," ucap Ipuk.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi Amir Hidayat menjelaskan untuk menjaga operasional SPPG pihaknya akan melakukan sejumlah hal.

Seperti pendampingan puskesmas dalam pengelolaan MBG, inspeksi kesehatan lingkungan dan pemeriksaan sampel makanan di laboratorium, serta penerbitan Sertifikat Laik Hygiene dan Sanitasi (SLHS) bagi SPPG yang telah memenuhi standar.

"Pelatihan akan dilakukan secara bertahap hingga menyasar seluruh pengelola MBG se-Banyuwangi, kami akan kebut pelatihannya, target akhir Oktober tuntas," kata Amir.

Sampai saat ini, di Banyuwangi telah beroperasi 30 SPPG dengan total pekerja sebanyak 1.477 orang, dan dari jumlah tersebut, baru sekitar 21 persen pengelola yang sudah mengikuti pelatihan dan mendapatkan sertifikat keamanan pangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Uzbekistan Kemas Air Mineral 5 Liter Berbentuk Dumbbell

26 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Uzbekistan Kemas Air Minera...
Nasional
BMKG: Hari Ini Berpotensi T...
Daerah
Makassar Buka Audisi Terbuk...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.