Pemkab Agam Kirim Sampel Keracunan Program MBG ke BPOM untuk Uji Laboratorium
Sabtu, 04 Okt 2025, 19:15 WIBPemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengirimkan empat jenis sampel keracunan 119 korban diduga menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke laboratorium Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Padang untuk memastikan penyebabnya.
Kepala Dinas Kesehatan Agam Hendri Rusdian di Lubuk Basung, Sabtu, mengatakan empat sampel tersebut berupa nasi goreng yang disantap korban, muntah, tinjau siswa dan air yang digunakan oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kampung Tangah.
"Sampel nasi goreng, muntah dan tinja kita kirim ke BPOM Padang usai keracunan dan air kita kirim pada Jumat (3/10)," katanya.
Ia mengatakan, pemeriksaan sampel itu untuk memastikan makanan penyebab keracunan 119 korban dan termasuk kandungan kimianya.
Hasil sampel bakal keluar dalam waktu dekat, mengingat bahwa kejadian luar biasa.
"Biasanya hasil sampel keluar dua Minggu sampai satu bulan dan berkemungkinan hasil ini keluar secepat mungkin," katanya.
Ia mengakui, sebanyak 119 korban keracunan nasi goreng program MBG milik SPPG di Kampung Tangah, Kecamatan Lubuk Basung.
Mereka merupakan siswa TK, SD, SMP, MTs, guru, orang tua dan balita yang tersebar di Nagari/Desa Manggopoh dan Kampung Tangah.
Korban mengalami pusing, mual, sakit perut dan mencret beberapa jam usai menyantap nasi goreng itu, sehingga dibawa ke Puskesmas Manggopoh, Puskesmas Lubuk Basung, RSUD Lubuk Basung, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Rizki Bunda.
Setelah itu, korban mendapatkan pelayanan kesehatan dengan intensif, sehingga mereka sembuh.
"Kita menyediakan lima ambulans dalam merujuk korban dari Puskesmas Manggopoh ke RSUD Lubuk Basung dan termasuk tim medisnya," katanya.
Dapur SPPG ditutup untuk sementara waktu usai kasus keracunan ini dan kasus tersebut ditetapkan kejadian luar biasa.
- Makan Bergizi Gratis
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Dokter Spesialis Jelaskan Pentingnya MBG Sebagai Kunci Kualitas SDM Indonesia Emas 2045
-
Otorita Berupaya Hadirkan Ekosistem Energi di IKN
-
Menteri Maman: UMKM Bukan Kurang Modal, tapi Kurang Pasar
-
Ahli Perubahan Perilaku: Program MBG Perlu Dikawal Agar Visi Besar Program Tercapai.
-
Ahmad Alimudin Ungkap Dampak Nyata Program MBG, Data Ini Jadi Buktinya.
-
Temuan Beberapa Riset Tunjukkan Aspek-aspek Positif MBG Bagi Penerima Manfaatnya
-
Tenang! MBG Tak Ganggu Dana Infrastruktur Sekolah, Kata Misbakhun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.