- Home
-
- Luar Negeri
-
- RI–Swiss Perkuat Kolabor...
RI–Swiss Perkuat Kolaborasi untuk Infrastruktur Ramah Lingkungan
Jumat, 03 Okt 2025, 23:20 WIBJakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan kerja sama Indonesia dan Swiss untuk mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan.
AHY menyampaikan bahwa Indonesia dan Swiss memiliki potensi besar untuk memperdalam kerja sama, terutama melalui kolaborasi yang mendorong pembangunan infrastruktur hijau, efisien, dan inklusif.
"Saya meyakini terdapat potensi besar sinergisitas antara Indonesia dan Swiss di bidang infrastruktur," ujarnya di Jakarta, Jumat (3/10).
Selama beberapa tahun terakhir, Swiss Business Hub di Jakarta telah aktif mendorong kerja sama antara kedua negara. Berbagai pertemuan bisnis telah dilaksanakan, termasuk Konferensi Hidroenergi SwissâIndonesia yang berlangsung awal tahun ini.
"Saya menantikan langkah-langkah konkret selanjutnya untuk semakin memperkuat kerja sama ini," kata AHY.
Dia juga menekankan keunggulan Swiss dalam pengembangan solusi infrastruktur berkelanjutan, mulai dari sistem transportasi publik berbasis energi ramah lingkungan, pemanfaatan tenaga air sebagai sumber energi utama, hingga sistem pengelolaan sampah yang efektif melalui daur ulang dan pemanfaatan energi hasil pembakaran (insinerasi).
"Swiss memiliki pengalaman panjang dalam membangun ekonomi yang bersih, efisien, dan berkelanjutan. Praktik-praktik baik ini relevan untuk mendukung agenda pembangunan Indonesia, khususnya dalam pengembangan energi bersih dan pembiayaan infrastruktur yang lebih terjangkau," katanya.
AHY melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Presiden Konfederasi Swiss sekaligus Menteri Federal Bidang Ekonomi, Pendidikan, dan Riset, H.E. Guy Parmelin, di Jakarta, Jumat (2/10).
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral IndonesiaâSwiss, khususnya di bidang infrastruktur berkelanjutan.
H.E. Guy Parmelin menegaskan komitmen Swiss dalam memperkuat kerja sama dengan Indonesia.
Menurutnya, kemitraan kedua negara memiliki landasan kuat melalui IndonesiaâEFTA Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), yang memberikan kerangka hukum jelas untuk memperdalam hubungan ekonomi.
"Lebih dari 150 perusahaan Swiss telah beroperasi di Indonesia, menciptakan ribuan lapangan kerja berkualitas serta mendorong inovasi. Melalui inisiatif Team Switzerland Infrastructure, kami siap mendukung ambisi Indonesia dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berketahanan dan berkelanjutan," katanya.
Sebagai bagian dari pertemuan ini, dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Swissmemâasosiasi industri Swissâdan Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI).
Kesepakatan ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat pertukaran teknis serta menjajaki peluang kerja sama bisnis di sektor energi dan kelistrikan.
Pertemuan bilateral IndonesiaâSwiss ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kedua negara, sekaligus mendukung agenda pembangunan infrastruktur nasional yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan, demi manfaat bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
AS Siap Menyerang Iran Hari Sabtu Ini
-
Gas Pol! PU Bangun Jembatan Bailey 90 Meter Demi Sekolah Rakyat Brebes
-
DPRD Jabar Dorong Revisi RTRW Kuningan Perkuat Konservasi
-
Batam–Kuala Lumpur Resmi Nyambung, Hang Nadim Makin Internasional
-
India Telan Pil Pahit, Misi Peluncuran Satelit Gagal Mencapai Orbit
-
Fasilitas JPO Sarinah Buka Peluang 'Naming Rights' Meski Belum Terkoneksi Gedung
-
DPR Filipina Batalkan Dua Upaya Pemakzulan Presiden Marcos Jr
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.