Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Update Evakuasi Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo, 59 Orang Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan

📅 Kamis, 02 Okt 2025, 09:41 WIB | Oleh:
Update Evakuasi Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo, 59 Orang Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan Doc: Antara
Ket. Basarnas bersama tim gabungan mengutamakan fase “golden time” 72 jam untuk penyelamatan korban ambruknya ponpes di Sidoarjo.

SIDOARJO - Sekitar 59 orang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan pondok pesantren (Ponpes) Al-Khoziny yang ambruk di Sidoarjo, Jawa Timur pada Senin (29/9).

"Data yang diperbarui Rabu pukul 23.00 (16.00 GMT) menunjukkan 59 orang masih terjebak di bawah reruntuhan," ujar Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dalam sebuah pernyataan, Kamis (2/10).

Ia mengatakan data tersebut terus berkembang karena beberapa korban selamat dari insiden tersebut belum melapor.

Angka tersebut berdasarkan daftar hadir yang dirilis oleh ponpes yang tiba-tiba ambruk saat para siswa melaksanakan salat Ashar, dan menewaskan sedikitnya lima orang.

Tim penyelamat mengeluarkan lima orang yang selamat dari reruntuhan pada hari Rabu. Orang tua yang panik menuntut upaya yang lebih keras untuk menemukan puluhan anak yang diyakini masih terjebak.

Investigasi atas penyebab keruntuhan masih berlangsung, namun para ahli mengatakan tanda-tanda awal menunjukkan konstruksi di bawah standar.

Basarnas mengungkapkan kondisi sejumlah santri yang masih tertimbun reruntuhan bangunan Pondok Ponpes Al-Khoziny semakin kritis karena posisi tubuh mereka kian terhimpit beton.

“Kami menemukan satu korban masih bisa merespons suara, tetapi posisinya sudah sangat sempit.  Bordes bangunan yang runtuh turun signifikan 10–12 sentimeter, sehingga ruang gerak korban semakin terbatas,” kata Kepala Subdirektorat Pengarahan dan Pengendalian Operasi (RPDO) Basarnas, Emi Freezer, dalam siaran konferensi pers yang diterima di Jakarta, Selasa (2/10).

Di hadapan puluhan pewarta di tenda media center darurat itu, Emi menjelaskan pola runtuhan bangunan berbentuk “pancake collapse” menyulitkan tim SAR untuk menembus ruang sempit di antara kolom utama. Maka walaupun sudah menggunakan peralatan berteknologi modern akses menuju lokasi korban sangat terbatas.

“Dari 15 titik yang sudah teridentifikasi, delapan berstatus hitam (tidak responsif) dan tujuh masih merah (masih ada respons). Tantangan kami adalah bagaimana mempertahankan nyawa korban, dengan kondisi struktur yang rapuh,” ujarnya.

Basarnas bersama 375 personel gabungan tetap mengutamakan fase “golden time” 72 jam untuk penyelamatan.

Upaya yang ditempuh tim SAR gabungan salah satunya membuat terowongan kecil di bawah reruntuhan agar korban bisa segera dibebaskan.

Sementara penggunaan alat berat sejauh ini masih ditunda karena dikhawatirkan dapat memicu pergeseran konstruksi dan membahayakan korban maupun tim penyelamat.

“Sedikit getaran saja bisa berdampak seperti gempa kecil di lokasi runtuhan,” kata Emi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.